- Diskusi dengan Wartawan, Syahrul Aidi Dorong Solusi Krisis Media Massa
- Gaungkan Semangat Hari Bumi, PEP Lirik Ajak Masyarakat Ubah Sampah Jadi Bernilai
- Pemkab Kuansing dan RAPP Perkuat Sinergi Percepatan Penurunan Stunting
- 21 Perkara Inkracht Dimusnakan Barang Bukti di Kejari Meranti
- 110 Jemaah Calon Haji Meranti Akan Berangkatkan Senin di Embarkasi Batam
- Rianto SH, MH Disorot, 70-an Peserta Ramaikan Seleksi KI Sumut 2026
- FORKI Riau Fokus TC Penuh Jelang Kejurnas Bandung, Perangkingan Atlet Digelar 26 April
- Temui Menteri ATR/BPN dan Dirjen Migas, Bupati Afni Perjuangkan Hak Rakyat Kandis dan Minas
- Pengedar Ganja di Banglas Dibekuk Berkat Layanan 110, Polisi Amankan BB dan Tes Urine Positif
- Stok BBM Kepulauan Meranti Aman, Warga Diimbau Beli di SPBU Sesuai Ketentuan UUD 1945
Abramovich Haramkan China dan Arab Saudi Beli Chelsea

Roman Abramovich memperhatikan faktor politis dalam penjualan Chelsea.
Jakarta, VokalOnline.Com - Pengusaha Roman Abramovich enggan menjual Chelsea ke investor asal China dan Arab Saudi lantaran masalah politis.
Abramovich yang sedang didesak untuk mendapat sanksi di Inggris lantaran rumor kedekatan dengan Presiden Rusia, Vladimir Putin, berniat menjual klub asal ibu kota Inggris yang sudah ia kuasai sejak 2003.
Triliuner pemilik pabrik baja itu, diketahui oleh sumber terpercaya Reuters, tak akan melepas Chelsea kepada orang-orang China dan Arab Saudi karena ada resistensi di Inggris jika sosok baru penguasa The Blues berasal dari dua negara tersebut.
Lantaran hal tersebut, Abramovich dilaporkan meminta Joe Ravitch membeli Chelsea. Ravitch adalah salah satu pendiri bank investasi Raine Group LLC.
"Kami tidak akan terburu-buru. Sangat penting bahwa Chelsea memiliki pemilik yang tepat untuk membimbing klub ke depan," kata Ravitch dalam wawancara eksklusif dengan Reuters pada Jumat (4/3).
Untuk memperlancar proses penjualan saham klub ini taipan Rusia tersebut membentuk sebuah yayasan. Yayasan ini akan menerima keuntungan penjualan saham klub, yang nantinya dibagikan untuk korban perang di Ukraina.
Diperkirakan keuntungan yang akan didapat Abramovich dari penjualan ini sekitar $4 miliar atau 3 miliar pounds. Proses penjualan ini diyakini akan rampung selama sebulan ke depan.
Sejak Abramovich berkeinginan menjual saham klub, sejumlah tawaran telah masuk. Beberapa di antaranya adalah tawaran 2,5 miliar pounds. Pada 2003 Abramovich membeli Chelsea dengan dana 140 juta pounds.
Todd Boehly, pengusaha asal Amerika Serikat pemilik saham klub bisbol LA Dodgers dan tim basket LA Lakers, disebut mengajukan tawaran. Boehly bekerja sama dengan pengusaha asal Swiss, Hansjorg Wyss.**vol/jn
Berita Terkait :
- Viral Williams vs Eriksen, dari Hampir Ribut Jadi Pelukan0
- Sudah Penuhi Dukungan KONI Daerah dan Cabor, Iskandar Hoesin Insha Allah Aklamasi0
- PWI Riau Badminton Championship, Sekaligus Seleksi Menuju Porwanas Jatim Fithriady-Amri Juara0
- Jual Chelsea, Ini Permintaan Terakhir Roman Abramovich ke Pemerintah Inggris0
- Indonesia Laga Hidup Mati Lawan Venezuela,Djan Fariz: Dukungan Seluruh Lapisan Masyarakat Dibutuhkan0
_Black11.png)









