- Ketika Seragam Polri Basah Keringat Demi Rakyat, Sejumlah Jembatan Inhil Rampung Tanpa Kendala
- Bupati Asmar Lepas Calon Haji Meranti, Ingatkan Fokus Ibadah di Tanah Suci
- Polsek Tebing Tinggi Beraksi Berhasil Sikat Pengedar Sabu 18,87 Gram
- FORKI Riau Kirim 5 Karateka ke Kejurnas Bandung, TC Penuh Dimulai di GOR Rumbai
- JK, Kerusuhan Poso, dan Dramatisasi di Era Algoritma
- Hendry Munief: Lampung Tak Lagi Sekadar Gerbang, Kini Menuju Pusat Ekonomi
- Penguatan Kesiapsiagaan Hadapi Musim Kemarau dan El Nino, Pemerintah Gelar Apel Siaga Karhutla
- Diskusi dengan Wartawan, Syahrul Aidi Dorong Solusi Krisis Media Massa
- Gaungkan Semangat Hari Bumi, PEP Lirik Ajak Masyarakat Ubah Sampah Jadi Bernilai
- Pemkab Kuansing dan RAPP Perkuat Sinergi Percepatan Penurunan Stunting
Ahli Temukan Terowongan Kuno Diduga Menuju Makam Cleopatra

Jakarta, VokalOnline.Com - Kementerian Pariwisata dan Barang-barang Antik Mesir mengumumkan penemuan terowongan kuno di bawah area kuil Taposiris Magna di sebelah barat Alexandria. Terowongan sepanjang 1.300 meter itu diduga mengarah ke makam Ratu Cleopatra yang selama ini dicari.
Melansir Ancient Origins, terowongan itu ditemukan berada di kedalaman 13 meter di bawah tanah. Ia ditemukan oleh tim arkeolog Mesir dan Dominika dalam misi University of San Domingo yang dipimpin Dr. Kathleen Martinez.
Saat ekskavasi dan survei arkeologi terowongan tersebut, beberapa pot dan guci keramik ditemukan tertutup sedimen lumpur. Tak hanya itu, para ahli juga menemukan batu limestone berbentuk persegi, beserta dua patung kepala berbahan pualam di dekat kuil.
Beberapa bagian dari terowongan ini ditemukan tertutup air. Hal tersebut mendukung teori bahwa pondasi kuil Taposiris Magna berada di bawah air.
Ads by
Paling sedikit 23 gempa bumi terjadi di garis pantai Mesir antara tahun 320 hingga 1303 Masehi. Gempa itu meruntuhkan kuil Taposiris Magna dan menenggelamkan beberapa bagiannya.
Sementara itu mengutip Live Science, makam Cleopatra sudah hilang lebih dari 2000 tahun. Makam ratu terakhir Mesir itu masih menjadi daya tarik para arkeolog untuk dicari.
Cleopatra diberitakan meninggal karena bunuh diri setelah ditangkap oleh Kaisar Roma, Octavian. Ia meninggal dunia dengan cara meminum racun dan dimakamkan di mausoleum bersama dengan salah satu kekasihnya, Marc Antony.
Beberapa laporan media mengklaim para arkelolog dalam waktu dekat akan menemukan makamnya di sebuah situs arkeologis bernama Taposiris Magna. Dalam 15 tahun terakhir, Kathleen bersama timnya telah mengekskavasi situs tersebut.
Mereka menemukan reruntuhan yang diduga berasal dari waktu Cleopatra hidup termasuk beberapa koin yang digunakan di masanya.
Akan tetapi, beberapa ahli meragukan bahwa Cleopatra dimakamkan di situs tersebut. Mereka juga sepakat bahwa kecil kemungkinan makamnya akan ditemukan.
Pasalnya, para ahli percaya, Cleopatra dimakamkan di area di dalam Alexandria yang mungkin sekarang sudah berada di bawah air. "Tidak ada bukti bahwa makam Cleopatra ada di Taposiris Magna," kata Zahi Hawass, mantan Menteri untuk urusan Barang-barang Antik.
Hawass mengatakan, dia bekerja bersama Kathleen selama lebih dari 10 tahun di situs tersebut dan tidak menemukan bukti apa pun bahwa Cleopatra dan Anthony dikuburkan di sana. "Saya percaya sekarang bahwa Cleopatra dikuburkan di makamnya, yang dibangun di dekat istananya dan sekarang itu berada di bawah air," katanya.
"Makamnya tidak akan pernah ditemukan," ujar Hawass lagi.**syafira
Berita Terkait :
- Pemilu Sela AS Diwarnai Ancaman Warga Berpisau di Wisconsin0
- Korsel Beberkan Bukti Korut Diduga Bantu Pasok Rudal ke Rusia0
- Maura Healey Jadi Gubernur Lesbian Pertama di AS0
- Putin Suruh Terpidana Pembunuh-Pengedar Narkoba Ikut Perang di Ukraina0
- Proyek Gila China Bikin Jet Tempur Generasi Terbaru, AS Bisa Waswas0
_Black11.png)









