- Hendry Munief Dorong Pengusaha Muslimah Kembangkan Sektor UMKM dan Ekraf
- Reskrim Polsek Tebing Tinggi Amankan Pelaku Pencurian di Ruko Jalan Tanjung Harapan
- Sambut Hari Bhakti Pemasyarakatan ke-62, Lapas Tembilahan Gelar Donor Darah Bersama
- Polres Inhil Ungkap Kasus Peredaran Sabu di Batang Tuaka, Satu Pengedar Diamankan
- Polres Inhil Ungkap Kasus Peredaran Sabu, Seorang Pengedar Diamankan di Tembilahan
- Polsek Kempas Ungkap Kasus Narkotika di Desa Danau Pulai Indah, Satu Pelaku Diamankan
- Kabar Duka, Sekjen PWI Zulmansyah Sekedang Meninggal Dunia
- WKC Open Championship II 2026 Sukses Digelar, Inkai Prestasi Sabet Juara Umum
- Di Hadapan Perwakilan 150 Negara, Dr. Syahrul Aidi Kecam Keras Tindakan Israel di Timur Tengah
- Sambu Group Satukan Petani dan Industri dalam Kenduri Kelapa 2026
AMPR Nyatakan Sikap, Siap Menjaga Marwah Datuk Setia Amanah

Panglima Tinggi Penggawa Melayu Riau Afrizal Anjo
Pekanbaru, VokalOnline.Com - Sejumlah organisasi kedaerahan dan nasional yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Peduli Riau (AMPR) di Provinsi Riau membuat pernyataan sikap, mereka siap menjaga marwah pemimpin di negeri Melayu, bumi Lancang Kuning, Datuk Sri Setia Amanah.
Panglima Tinggi Penggawa Melayu Riau Afrizal Anjo menyebutkan, pernyataan sikap ini karena aksi demo sekelompok orang di Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau sudah tidak etis lagi karena memaksa kehendak.
"Sebelum ada aksi demo di Kejati dan adanya rencana mereka mengepung kantor Kejati, pernyataan sikap ini sudah kami dibuat. Bahkan, ketika aksi demo berlangsung, masa kami sudah siap untuk bergerak menjaga marwah. Hanya saja, pihak keamanan dari Polresta Pekanbaru menahannya karena takut terjadi bentrokan," ungkap Afrizal Anjo, Rabu (01/06/2022).
Artinya, ucap Afrizal Anjo, aliansi masyarakat peduli Riau ini tidak ingin tanah Melayu ini dibuat gaduh, dan mengajak semua pihak untuk tetap menjaga kondusiditas tanah Melayu.
Adapun empat point pernyataan sikap dari belasan organisasi kedaerahan dan nasional yang ada di Provinsi Riau tersebut sebagai berikut:
1. Menunjukan kepedulian menjaga terdahap marwah pemimpin negeri (Datuk Setia Amanah) berserta pemimpin-pemimpin lainnya di tanah Melayu.
2. Mendukung aparat penegak hukum bekerja sesuai aturan dan perundang-undangan untuk tidak diinterpensi dari pihak manapun.
3. Kami siap melindungi dan berkerja sama dari hal-hal yang menimbulkan situasi yang tidak kondusif.
4. Kami tidak mau bumi Lancang Kuning atau negeri Melayu dibuat gaduh oleh pihak-pihak manapun yang syarat dengan kepentingan pribadi, kelompok, dan golongan.
"Pernyataan sikap bersama ini, kami buat demi tegaknya marwah di negeri Melayu Lancang Kuning yang kita cintai ini," kata Afrizal Anjo. **Vol
Berita Terkait :
- Polisi Diminta Ungkap Actor Pemukulan Wartawan Meranti Ali Imran0
- Taufik Tambusai: Hargai Kami, Jangan Pancing Perpecahan0
- JMSI Riau Mengutuk Aksi Premanisme Terhadap Wartawan Di Meranti0
- Polisi Amankan Empat Remaja Pelaku \"Klitih\" Di Bantul0
- Kejagung Tetapkan 6 Tersangka Korporasi Pada Dugaan Korupsi Impor Besi0
_Black11.png)









