- Wawako Pekanbaru Markarius Anwar Tekankan Pentingnya Sinergi di ASWAKADA 2026
- Angggota DPR RI Hendry Munief Berikan Catatan Penting saat Musrenbang RKPD 2027 Pemprov Riau
- Pertandingan Tinju Menambah Semarak Hari Jadi Kota Dumai ke 27
- Kontribusi Besar Alih Daya PDC dalam Mendukung Pemenuhan Kebutuhan Energi Bagi Negeri
- KNARA Gelar Rapat Akbar di Inhu, Konflik HTI dan HGU Jadi Perhatian
- Bupati Asmar Minta JCH Meranti Doakan Kebaikan untuk Daerah
- Kejari Meranti Kembali Galakkan Jaksa Masuk Sekolah Ajak Siswa Sadar Dengan Hukum
- Saat Wisuda Sekolah Wirausaha Aisyiyah Riau, Hendry Munief Sebut Perempuan Berpotensi Gerakkan UMKM
- Dumai Expo 2026: Promosi Daerah Bangkitkan Ekonomi dan Pariwisata
- Walikota Pimpin Upacara HUT Kota Dumai ke-27, Soroti Program Unggulan
Anggota Komisi VII DPR Soroti Buruknya Infrastruktur Menuju Destinasi Wisata di Kalteng

Palangkaraya, VokalOnline.Com - Persoalan sektor pariwisata lokal masih sama antara daerah di Indonesia yaitu dukungan infrastruktur memadai menuju destinasi wisata.
Hal itu jadi sorotan anggota Komisi VII DPR RI Hendry Munief MBA saat melakukan kunjungan ke Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) pada Kunjungan Kerja hari Senin - Selasa tanggal 15-16 Desember 2025. Dia menyoroti kondisi infrastruktur khususnya jalan menuju beberapa destinasi wisata yang ada di Kalteng.
Salah satu yang disoroti di Provinsi Kalteng adalah jalan menuju destinasi wisata Tanjung Puting yang cukup memprihatinkan. Tidak ada jalan jalur darat dari Palangkaraya menuju Tanjung Puting. Padahal potensi wisata sangat luar bisa dikembangkan disana.
"Dari laporan Dinas Pariwisata Kalteng tadi dapat kita simpulkan persoalan utama destinasi wisata lokal, khususnya lokasi pariwisata swakelola masyarakat adalah sama. Jalan dan infrastruktur pendukung lainnya tidak layak. Ini mengakibatkan destinasi lokal tidak jadi alternatif wisatawan lokal apalagi mancanegara jika hendak berwisata," kata Hendry Munief kepada wartawan, Selasa (16/12/2025).
Kondisi ini sudah sering dia temukan di beberapa provinsi yang pernah dia kunjungi. Dia pun merasakan persoalan ini di Dapil dia yang infrastrukturnya tidak layak. Dia mencontohkan adalah destinasi wisata andalan Pantai Lapin, pulau Rupat Kabupaten Bengkalis Provinsi Riau yang tidak bisa berkembang karena faktor infrastruktur.
"Pantai Lapin Pulau Rupat ini luar biasa. Dekat ke Singapura, Malaysia. Sudah banyak wisatawan mancanegara yang berkunjung kesana. Karena jalan tidak layak maka mereka enggan untuk dua kali kesana. Ini tentu merugikan kita karena potensi tidak maksimal. Kita melihat hal ini juga terjadi di banyak daerah lainnya." tegas Hendry Munief yang merupakan ketua Forum Bisnis (Forbis) Riau ini.
Dia menegaskan persoalan ini akan ada solusi ketika sinkronisasi, koordinasi dan kolaborasi dapat dijalankan. Bagaimana semua stakeholder di eksekutif dapat membangun skala prioritas berkelanjutan sehingga setiap persoalan dapat diselesaikan.
"Semua harus menyadari, sektor pariwisata memberi multiplier effect kepada sektor lainnya. Ketika kita rawat dengan baik sektor ini, maka yang lainnya akan ikut." tutupnya.(**)
Berita Terkait :
- Transaksi di PayPal Bisa Bayar Pakai Uang Kripto0
- Khofifah Minta Warga Jatim Untuk Tidak Mudik0
- Rumah Mewah Kedoya Jadi Incaran Pencuri Karena Adanya Plang \'Dijual\'0
- Kubu AHY Yakin Kemenkumham Akan Objektif Jelang Penentuan Nasib0
- Gusti Hadiwinoto, Adik Sultan HB X Meninggal Dunia0
_Black11.png)









