- Ketika Seragam Polri Basah Keringat Demi Rakyat, Sejumlah Jembatan Inhil Rampung Tanpa Kendala
- Bupati Asmar Lepas Calon Haji Meranti, Ingatkan Fokus Ibadah di Tanah Suci
- Polsek Tebing Tinggi Beraksi Berhasil Sikat Pengedar Sabu 18,87 Gram
- FORKI Riau Kirim 5 Karateka ke Kejurnas Bandung, TC Penuh Dimulai di GOR Rumbai
- JK, Kerusuhan Poso, dan Dramatisasi di Era Algoritma
- Hendry Munief: Lampung Tak Lagi Sekadar Gerbang, Kini Menuju Pusat Ekonomi
- Penguatan Kesiapsiagaan Hadapi Musim Kemarau dan El Nino, Pemerintah Gelar Apel Siaga Karhutla
- Diskusi dengan Wartawan, Syahrul Aidi Dorong Solusi Krisis Media Massa
- Gaungkan Semangat Hari Bumi, PEP Lirik Ajak Masyarakat Ubah Sampah Jadi Bernilai
- Pemkab Kuansing dan RAPP Perkuat Sinergi Percepatan Penurunan Stunting
APBD 2023 Pekanbaru Meningkat
Sabarudi Ungkap Rp2,650 Triliun untuk Tekan Inflasi

PEKANBARU, VokalOnline.Com - Pimpinan DPRD Pekanbaru bersama Pemerintah Kota Pekanbaru telah membahas draft rancangan Kebijakan Umum Anggaran dan Plafon Prioritas Sementara (KUA-PPAS) APBD tahun 2023.
Ketua DPRD Kota Pekanbaru, Muhammad Sabarudi mengatakan, pembahasan rancangan anggaran murni tersebut belum sepenuhnya terperinci dengan jelas dan masih dalam tahap pembahasan awal.
"Kita sudah rapat dengan TAPD itu masih ekspos tentang KUA-PPAS. Untuk gambarannya itu menjelaskan nilai-nilai terkait dengan berapa PAD, berapa dana transfer hingga berapa jumlah nilai total di dalam APBD 2023," kata Sabarudi, Rabu (7/9/2022).
Sabarudi mengungkapkan, bahwa untuk APBD tahun 2023 meningkat dibandingkan tahun lalu. Dimana untuk APBD tahun 2023 berjumlah Rp2,650 triliun, sedangkan tahun lalu hanya Rp2,560 triliun.
"Tentu angkanya ini meningkat dan pertimbangan masa pandemi yang sudah mulai melandai, aktivitas ekonomi sudah berjalan dengan baik dan ini tentu ada peningkatan-peningkatan yang diproyeksikan berkaitan dengan PAD dan segala macam," jelasnya.
Di dalam draft KUA-PPAS rancangan APBD 2023, kata Sabarudi, Pemko Pekanbaru juga akan mengoptimalisasi anggaran dalam APBD untuk pengendalian inflasi daerah.
Ia juga menyampaikan bahwa berbagai program-program prioritas yang disusun Pemko Pekanbaru dalam APBD 2023 dinilai lebih pro rakyat.
"Pj Walikota berkomitmen bahwa anggaran murni 2023 itu sifatnya untuk masyarakat. Jadi hal-hal yang mendasar pada masyarakat tentu akan lebih diprioritaskan. Salah satunya mengatasi persoalan banjir, sampah, dan jalan rusak," ucapnya.
Selain itu, Sabarudi mengungkapkan bahwa berbagai program bantuan masyarakat juga akan dianggarkan oleh Pj Walikota Pekanbaru Muflihun dalam rancangan APBD 2023.
"Beliau menyampaikan kepada saya bahwa ada program-program bantuan stimulan untuk membantu masyarakat tetapi kita belum bahas itu secara detail. Tapi beliau sudah memberikan sinyal, jadi nanti tergantung bagaimana pembahasan di Banggar," ungkapnya.
"Saya belum mengerti betul karena ini sifatnya baru ekspos. Yang jelas, dalam gambaran KUA-PPAS untuk APBD 2023 ini ada kebijakan-kebijakan terkait anggaran untuk menekan dan mengatasi inflasi di Kota Pekanbaru," pungkasnya. (***)
Berita Terkait :
- Bahasa Melayu Diusulkan Jadi Bahasa Kerja di ASEAN 0
- Pemprov Libatkan Polda Riau Awasi Bahan Pokok dan BBM0
- MAFAKUMPALA UIR Lakukan Penyuluhan dan Tanam 500 Mangrove di Pesisir Desa Tanjung Pisang0
- 4 Orang Pelaku Eksploitasi Anak Berhasil di Bekuk Polres Siak0
- Masih Ada Tumpang Pilih, Warga Miskin di Desa Sungai Paku Kec, Sengingi Hilir0
_Black11.png)









