- Polres Inhil Ungkap Kasus Peredaran Sabu di Batang Tuaka, Satu Pengedar Diamankan
- Polres Inhil Ungkap Kasus Peredaran Sabu, Seorang Pengedar Diamankan di Tembilahan
- Polsek Kempas Ungkap Kasus Narkotika di Desa Danau Pulai Indah, Satu Pelaku Diamankan
- Kabar Duka, Sekjen PWI Zulmansyah Sekedang Meninggal Dunia
- WKC Open Championship II 2026 Sukses Digelar, Inkai Prestasi Sabet Juara Umum
- Di Hadapan Perwakilan 150 Negara, Dr. Syahrul Aidi Kecam Keras Tindakan Israel di Timur Tengah
- Sambu Group Satukan Petani dan Industri dalam Kenduri Kelapa 2026
- Mitra SPPG se-Inhil Turun Tangan Ringankan Luka Korban Kebakaran di Pulau Kijang
- Polres Inhil Amankan Pengedar Sabu dan Ekstasi di Keritang
- Lapas Tembilahan Gelar Bakti Sosial, Salurkan 17 Paket Sembako untuk Keluarga Warga Binaan
AS Kirim 3,5 Juta Vaksin Covid Lagi ke RI: Total Sudah 32,3 Juta Dosis

Ilustrasi vaksin Covid. AS menyumbang lebih dari 32,3 juta dosis vaksin Covid-19 guna mendukung target vaksinasi Pemerintah Indonesia.
Jakarta, VokalOnline.Com - Indonesia kembali menerima vaksin virus corona (Covid-19) melalui skema kerjasama multilateral Aliansi Global untuk Vaksin dan Imunisasi (GAVI) COVAX Facility Sebanyak 3,5 juta dosis vaksin Pfizer sumbangan dari Amerika Serikat (AS) dilaporkan tiba di Indonesia pada 4 Maret lalu.
Badan Pembangunan Internasional AS (USAID) mengklaim hingga saat ini, AS melalui kemitraan dengan COVAX dan UNICEF telah menyumbang lebih dari 32,3 juta dosis vaksin Covid-19 guna mendukung target vaksinasi Pemerintah Indonesia.
"Amerika Serikat memegang teguh komitmen kemitraan kami dengan Indonesia untuk mengakhiri pandemi, menjaga kesehatan masyarakat, dan membuka kembali perekonomian," kata Direktur USAID Jeff Cohen melalui keterangan tertulis, Senin (7/3).
Cohen melanjutkan, AS saat ini tercatat menjadi donatur terbesar vaksin melalui skema COVAX. Secara global, AS menurutnya telah menyumbangkan lebih dari 1,2 miliar dosis vaksin Covid-19 ke negara-negara yang membutuhkan, dan telah mengirimkan lebih dari 483 juta vaksin ke 110 negara di dunia.
Adapun selain menyumbangkan vaksin, AS, lanjut Cohen, juga memberikan dukungan untuk fasilitas vaksinasi, melatih petugas kesehatan, dan mendukung logistik untuk distribusi vaksin ke daerah-daerah terpencil yang membantu memastikan vaksin sampai ke tangan masyarakat.
Pemerintah AS menurutnya juga telah memberikan lebih dari 77 juta dolar untuk mendukung respons Indonesia dalam menangani pandemi Covid-19. Dengan rincian, tambahan dari bantuan kesehatan senilai lebih dari 1 miliar dolar selama dua dekade terakhir.
"Sejak Maret 2020, dukungan AS telah menjangkau lebih dari 180 juta orang di Indonesia-hampir sekitar dua pertiga populasi penduduk Indonesia. AS telah membantu sekitar 44 ribu petugas kesehatan di garda depan serta memperkuat lebih dari 1.400 rumah sakit dan klinik di seluruh Indonesia," ujarnya.
Sementara itu, jumlah capaian vaksinasi di Indonesia per Senin (7/3) Pukul 12.00 WIB, tercatat sebanyak 192.068.763 orang telah menerima suntikan dosis pertama. Sementara itu, 148.021.351 dosis orang juga telah rampung menerima dua dosis suntikan vaksin.
Dengan demikian, target vaksinasi pemerintah dari total sasaran 208.265.720 orang sudah menyentuh 92,22 persen dari sasaran vaksinasi yang menerima suntikan dosis pertama. Sedangkan suntikan dosis kedua baru berada di angka 71,07 persen.**vol/jn
Berita Terkait :
- Aksi Mahasiswa soal Minyak Goreng Langka di Makassar Berujung Ricuh0
- Ditahan 5 Hari, Politikus Golkar Masih Bungkam soal Keroyok Ketum KNPI0
- TLCI Chapter#2 Riau Bantu Korban Gempa Pasaman0
- Polda Riau Limpahkan Laporan Terhadap Menteri Agama ke Bareskrim0
- Bupati Kuansing (Non Aktif) Andi Putra Segera Diadili0
_Black11.png)









