- Reskrim Polsek Tebing Tinggi Amankan Pelaku Pencurian di Ruko Jalan Tanjung Harapan
- Sambut Hari Bhakti Pemasyarakatan ke-62, Lapas Tembilahan Gelar Donor Darah Bersama
- Polres Inhil Ungkap Kasus Peredaran Sabu di Batang Tuaka, Satu Pengedar Diamankan
- Polres Inhil Ungkap Kasus Peredaran Sabu, Seorang Pengedar Diamankan di Tembilahan
- Polsek Kempas Ungkap Kasus Narkotika di Desa Danau Pulai Indah, Satu Pelaku Diamankan
- Kabar Duka, Sekjen PWI Zulmansyah Sekedang Meninggal Dunia
- WKC Open Championship II 2026 Sukses Digelar, Inkai Prestasi Sabet Juara Umum
- Di Hadapan Perwakilan 150 Negara, Dr. Syahrul Aidi Kecam Keras Tindakan Israel di Timur Tengah
- Sambu Group Satukan Petani dan Industri dalam Kenduri Kelapa 2026
- Mitra SPPG se-Inhil Turun Tangan Ringankan Luka Korban Kebakaran di Pulau Kijang
BBKSDA Riau Buat Kubangan Garam Cegah Gajah Masuk Tol

Gajah masuk Tol Pekanbaru-Dumai. IST
Pekanbaru, VokalOnline.Com - Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau menanam 600 batang pohon pisang di Kilometer 72+250 Tol Pekanbaru-Dumai. Posisi penanaman berada di bawah jalan yang merupakan terowongan gajah.
Selain ratusan pohon pisang, turut ditanam pohon jeruk di pinggir tol. Tujuannya untuk mencegah gajah masuk tol terjadi lagi, seperti kejadian gajah Codet beberapa waktu lalu.
Menurut Plt Kepala BBKSDA Riau Fifin Arfiana Jogasora, jeruk ditanam di sepanjang pinggir tol kilometer tersebut dengan radius empat kilometer. Sementara pohon pisang di sekitar jalur gajah di terowongan.
"Jeruk akan ditanam di sisi kiri dan kanan tol untuk menghindari gajah mendekati jalan," kata Fifin, Senin petang, 21 Februari 2022.
Fifin menjelaskan, penanaman pisang dan jeruk baru fokus pada kilometer 72+250. Penanaman berikutnya dilakukan pada empat titik terowongan lainnya yang dibuat untuk perlintasan gajah.
"Di Tol ini ada lima underpass atau terowongan, yaitu di kilometer 61, 69, 72, 72+900 dan kilometer 74," jelas Fifin.
Pisang diketahui merupakan tanaman yang disukai gajah. Penanamannya diharap membuat gajah tidak keluar jalur. Sementara jeruk tidak disukai sehingga menjadi penghalang jika gajah keluar jalur.
Selain dua tanaman itu, BBKSDA Riau juga membuat sejumlah kubangan tak jauh dari perlintasan gajah. Kubangan itu akan dimineralisasi atau ditaburi garam.
"Kubangan garam ini menjadi penghalang ketika gajah keluar dari jalur di sekitar tol Pekanbaru-Dumai," kata Fifin.
Fifin menjelaskan, tol Pekanbaru-Dumai membelah jalur perlintasan gajah sumatra. Oleh karena itu, pihaknya bersama pengelola tol membuat sejumlah terowongan tadi agar gajah bisa lewat.
"Namun terkadang gajah mengikuti instingnya sehingga tidak melalui terowongan yang telah dibuat," kata Fifin. (syu)
Berita Terkait :
- Sektor Pengelolaan Sampah Sebagai Pendorong Pertumbuhan Perekonomian Bengkalis0
- Kejagung Rotasi Sejumlah Pejabat, Wakil Kejati Riau Promosi Jabatan0
- Penanganan Sampah di Bengkalis Dilakukan Secara Komprehensif dan Terpadu0
- Kejari Terima SPDP Atas Nama Larsen Yunus0
- Inspektorat Pekanbaru Audit Tunjangan Transportasi Ida Yulita Susanti0
_Black11.png)









