- Hendry Munief Dorong Pengusaha Muslimah Kembangkan Sektor UMKM dan Ekraf
- Reskrim Polsek Tebing Tinggi Amankan Pelaku Pencurian di Ruko Jalan Tanjung Harapan
- Sambut Hari Bhakti Pemasyarakatan ke-62, Lapas Tembilahan Gelar Donor Darah Bersama
- Polres Inhil Ungkap Kasus Peredaran Sabu di Batang Tuaka, Satu Pengedar Diamankan
- Polres Inhil Ungkap Kasus Peredaran Sabu, Seorang Pengedar Diamankan di Tembilahan
- Polsek Kempas Ungkap Kasus Narkotika di Desa Danau Pulai Indah, Satu Pelaku Diamankan
- Kabar Duka, Sekjen PWI Zulmansyah Sekedang Meninggal Dunia
- WKC Open Championship II 2026 Sukses Digelar, Inkai Prestasi Sabet Juara Umum
- Di Hadapan Perwakilan 150 Negara, Dr. Syahrul Aidi Kecam Keras Tindakan Israel di Timur Tengah
- Sambu Group Satukan Petani dan Industri dalam Kenduri Kelapa 2026
Bupati Inhu dan Anggota DPRD Riau Terima Buku "Reunifikasi Korea" Karya DR Teguh Santosa

Riau, VokalOnline.Com - Bupati Indragiri Hulu (Inhu)-Riau, Ade Agus Hartanto, bersama Anggota DPRD Riau Dodi Nefeldi, menerima buku Senin (30/5/2025) malam, buku berjudul Reunifikasi Korea yang ditulis oleh DR Teguh Santosa, yang merupakan Ketua Umum Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI).
Penyerahan buku Teguh Santosa tersebut melalui Zulpen Zuhri pengurus JMSI pusat kepada Bupati Inhu dan anggota DPRD Riau berlangsung dalam suasana penuh keakraban sebagai bagian dari upaya memperkaya wawasan sejarah dan geopolitik dunia.
Buku Reunifikasi Korea mengupas secara mendalam perjalanan panjang upaya penyatuan Korea Selatan dan Korea Utara. Selain menampilkan sejarah terpisahnya Semenanjung Korea menjadi dua negara yang berseteru sejak Perang Korea di awal 1950-an, buku ini juga memuat narasi perjuangan diplomasi dan nostalgia pengalaman langsung DR Teguh Santosa selama meneliti Korea.
"Kami menyampaikan apresiasi atas karya yang luar biasa ini. Buku ini menjadi bacaan penting, bukan hanya bagi akademisi tetapi juga bagi masyarakat luas yang ingin memahami dinamika kawasan Asia Timur," ungkap Bupati Ade Agus Hartanto.
Senada dengan itu, Dodi Nefeldi yang juga politisi muda Riau menuturkan bahwa karya Reunifikasi Korea menginspirasi untuk terus belajar dari sejarah bangsa lain. "Konflik dan perdamaian adalah pelajaran yang universal. Buku ini membuka perspektif bagaimana bangsa Korea berjuang menemukan jalan reunifikasi,” ujarnya.
Dalam buku tersebut, DR Teguh Santosa tidak hanya menjabarkan catatan sejarah, tetapi juga menuliskan pengalaman pribadinya saat mengunjungi kedua Korea. Penulisannya dirangkai dengan pendekatan narasi Game Theory yang memadukan analisa politik, catatan perjalanan, dan refleksi budaya.
Sebagai Ketua Umum JMSI, DR Teguh Santosa juga aktif mendorong kebebasan pers dan penguatan media siber di Indonesia. Penyerahan buku tersebut diharapkan menjadi jembatan pengetahuan sekaligus mempererat silaturahmi antara insan pers dengan para pemangku kebijakan di daerah.
Buku Reunifikasi Korea telah diterbitkan secara nasional dan mendapat sambutan positif dari berbagai kalangan pemerhati hubungan internasional, diplomat, hingga komunitas akademik. **
Berita Terkait :
_Black11.png)









