- Polres Indragiri Hilir Gelar Apel Gabungan Peringati Hari Buruh sedunia 2026
- Sindikat Narkoba Lintas Negara Dibekuk di Meranti, Polda Riau Sita 27 Kg Sabu
- Wawako Pekanbaru Markarius Anwar Tekankan Pentingnya Sinergi di ASWAKADA 2026
- Angggota DPR RI Hendry Munief Berikan Catatan Penting saat Musrenbang RKPD 2027 Pemprov Riau
- Pertandingan Tinju Menambah Semarak Hari Jadi Kota Dumai ke 27
- Kontribusi Besar Alih Daya PDC dalam Mendukung Pemenuhan Kebutuhan Energi Bagi Negeri
- KNARA Gelar Rapat Akbar di Inhu, Konflik HTI dan HGU Jadi Perhatian
- Bupati Asmar Minta JCH Meranti Doakan Kebaikan untuk Daerah
- Kejari Meranti Kembali Galakkan Jaksa Masuk Sekolah Ajak Siswa Sadar Dengan Hukum
- Saat Wisuda Sekolah Wirausaha Aisyiyah Riau, Hendry Munief Sebut Perempuan Berpotensi Gerakkan UMKM
Di Balik Pembongkaran Stadion 974, Proyek Qatar-China di Piala Dunia

Stadion 974 yang akan segera dibongkar usai tak lagi menghelat laga lanjutan Piala Dunia 2022.
Jakarta, VokalOnline.Com - Qatar merencanakan pembongkaran Stadion 974 di Doha usai purnatugas menggelar sejumlah laga Piala Dunia 2022 hingga babak 16 besar. Stadion yang dibangun dari ratusan kontainer itu tak lagi dipakai pada lanjutan laga hingga babak final.
Stadion 974 merupakan satu dari tujuh stadion yang dibangun demi kesuksesan Piala Dunia di negeri muslim. Dengan semangat menciptakan stadion rendah emisi sekaligus pembangunan berkelanjutan, stadion di bibir pantai itu merupakan satu-satunya stadion yang tak dilengkapi pendingin udara."Stadion 974 akan dibongkar setelah pertandingan terakhir 5 Desember. Bongkaran stadion dapat dikirim ke negara-negara yang membutuhkan infrastruktur," tulis laporan Arabian Business, Selasa (6/12).Stadion 974 dibangun melalui tumpukan 974 kontainer pabrikan China. Global Times dalam laporannya mencatat bahwa kontainer tersebut merupakan produksi Marine Containers (CIMC), sebuah perusahaan manufaktur di negeri tirai bambu."Kontainer diproduksi di China, di Provinsi Guangdong China Selatan dan Provinsi Zhejiang China Timur," dalam laporan China Media Group."1.200 pintu api baja digunakan di area seperti ruang makan dan lounge Stadion Qatar 974," ujar Xiang Bo, manajer pemasaran Mexin, sebuah produsen pintu terkemuka yang berbasis di Kota Chongqing, China Barat Daya.Stadion 974 dibangun di atas lahan seluas 450 ribu meter persegi dan kapasitas lebih dari 40 ribu kursi. Ketiadaan pendingin udara membuat stadion ini hanya menggelar laga-laga pada malam hari. Keberadaan stadion ini dinilai sebagai komitmen Qatar mengimplementasikan pembangunan berkelanjutan yang ramah lingkungan.Dalam sejumlah laporan, hasil bongkaran ini akan diberikan kepada sejumlah negara yang membutuhkan pengembangan infrastruktur dalam negeri. Namun belakangan mencuat bahwa hasil bongkaran stadion 974 akan diberikan kepada Uruguay, jika mereka dipastikan menjadi tuan rumah Piala Dunia 2030.Gagasan stadion bongkar pasang memang mendapat apresiasi banyak pihak, hingga akhirnya FIFA juga memberikan izin penggunaan stadion temporer tersebut."Dibangun untuk dibongkar, adalah salah satu prinsip utama bangunan berkelanjutan," kata Karim Elgendy, konsultan iklim untuk Piala Dunia, dikutip Indian Express, tengah pekan lalu."Ini memungkinkan restorasi alami situs bangunan atau penggunaannya kembali untuk fungsi lain," katanya.Arsitek pembangunan stadion, Fenwick Iribarren juga mengakui gagasan brilian pembangunan stadion tersebut. Hal ini berkaca dari banyaknya stadion yang terbengkalai pascapiala dunia usai, mulai dari Afrika Selatan, Brasil, hingga Rusia. **Syafira
Berita Terkait :
- Jadwal Lengkap Babak 16 Besar Piala Dunia 2022 0
- Jadwal Lengkap Babak 16 Besar Piala Dunia 20220
- Ironi Tunisia: Hajar Prancis, 2 Clean Sheet, Tersingkir di Piala Dunia0
- Ronaldo Digaji Rp1,5 Miliar per Jam di Al Nassr0
- Pelatih Argentina Marah-marah Soal Jadwal 16 Besar Piala Dunia 20220
_Black11.png)









