- Kebun Negara Dikelola Sah KSO PT APN ke PT TRM, Tetap Jadi Sasaran Pencurian Gerombolan Hendrik Marb
- Raphinha Borong Dua Gol, Barcelona Tekuk Osasuna dan Kukuh di Puncak La Liga
- Puja Lestari Atlet Panjat Tebing Riau Sumbang Emas untuk Indonesia di SEA Games 2025
- Tabligh Akbar dari An-Nur untuk Sumatera: Musibah di Sumatera Harus Disikapi dengan Kepedulian
- Tinggal Pelalawan Belum Bahas Penetapan Siaga Darurat Bencana Hidrometeorologi
- Hari ini Cuaca di Riau Didominasi Berawan dan Hujan
- Seorang Pelajar Tewas Akibat Dua Motor Bertabrakan di Jalan Hangtuah Pekanbaru
- Akses Vital Terputus, Pemuda Kritik Pembangunan Jembatan Seberang Pebenaan Tanpa Jalur Darurat
- Curi TBS dan Lakukan Pengrusakan, Hendrik Marbun dkk Dilaporkan ke Polisi
- Tobat Ekologis: Jalan Menghentikan Banjir Berulang di Sumatera
Ditlantas Polda Riau Gelar Kampanye keselamatan dan FGD Bersama Pengusaha Angkutan Umum

VokalOnline.Com - Direktorat lalulintas Polda Riau menggelar kampanye keselamatan berlalulintas, FGD serta penandatanganan komitmen bersama pengusaha angkutan umum serta stake holder terkait, Selasa (28 Mei 2023).

Kegiatan ini berlangsung di Ball room hotel Grand Central kota Pekanbaru provinsi Riau. Kegiatan ini dihadiri oleh para pengusaha angkutan umum di provinsi Riau dan dibuka langsung oleh Kapolda Riau, Irjen Pol. H. Mohammad Iqbal.
Dalam sambutannya Kapolda Riau mengungkapkan bahwa Presiden Republik Indonesia, Ir. Joko Widodo telah mengeluarkan Perpres no 1 tahun 2022 tentang Rencana Umum Nasional Keselamatan berlalulintas dimana RUNK tahap kedua ini berlaku dari tahun 2021-2040.
Terdapat 5 pilar yang bertanggung jawab dalam mewujudkan Keselamatan berlalulintas di jalan raya, pilar 1 yaitu manajemen sistem yang berkeselamatan, pilar 2 Jalan yang berkeselamatan. Pilar 3 kendaraan yang berkeselamatan. Pilar 4 pengguna jalan yang berkeselamatan. Pilar 5. Penanganan korban pasca kecelakaan lalulintas. Demikian ungkap orang nomer satu di Polda Riau ini.
Adapun kegiatan ini dilatarbelakangi oleh tingginya angka kecelakaan lalulintas yang melibatkan kendaraan umum dan menjadi viral di masyarakat sehingga kami perlu bekerjasama dengan berbagai pihak khususnya para pengusaha angkutan umum dan stake holder terkait guna menekan angka kecelakaan lalulintas ini, demikian ungkap Direktur lalulintas Polda Riau dalam laporan singkat kegiatan.
Dalam kegiatan ini dilaksanakan juga penandatangann komitmen bersama para pengusaha angkutan umum dan stakeholder terkait untuk bersama-sama mewujudkan Kamseltibcar lantas yang kondusif di provinsi Riau. Selain itu dilaksanakan juga FGD dengan menghadirkan para Narasumber yang ahli dan berkompeten di bidangnya yang tergabung dalam 5 Pilar.
Seluruh kegiatan ini bertujuan untuk mewujudkan manajemen keselamatan transportasi angkutan umum guna menekan angka kecelakaan lalulintas di wilayah hukum Polda Riau. (Bom)
Berita Terkait :
_Black11.png)









