- Gantikan Dr Chaidir di FKPMR: Mambang Mit Harus Komit
- Tingkatkan Kualitas Budidaya Ikan, Mahasiswa UPER Rancang Teknologi Pakan Cerdas
- Sosialisasi Bahaya Narkoba untuk Remaja: Dampak Jangka Panjang pada Otak dan Kesehatan Mental
- ASITA Riau Harap PLT Gubernur Riau Bisa Realisasikan Bandara Udara Baru di Riau
- Business Matching: Rakerda ASITA Riau Hadirkan Pengusaha Wisata Malaysia 2026
- Amerika Bergolak dan Penuh Demonstran; Matinya Seorang Penyair Wanita, Dituduh Sebagai Teroris Domes
- Parisman Ihwan Resmi Buka Forki Riau Open Championship
- Peresmian Kantor SpektrumID.com: Langkah Baru PT Delif Mitra Sejahtera dalam Dunia Digital
- HUT ke-55 ASITA: Mewujudkan Pariwisata Berkualitas dan Berkelanjutan Menuju Indonesia Emas 2045
- Syahrul Aidi Tinjau Pembangunan Jalan Koto Damai-Suka Menanti yang Berasal dari Inpres 2025
IBI Kepulauan Meranti Gelar Seminar Kesehatan

Meranti, VokalOnline.Com - Pelaksana tugas (Plt) Bupati Kepulauan Meranti AKBP (Purn) H. Asmar membuka Seminar Ilmiah Kesehatan dalam rangka hari jadi Ikatan Bidan Indonesia (IBI) ke-72 di Ballroom Afifa Sport Center Selatpanjang, Sabtu (12/8/2023).
Ketua Pengurus Cabang IBI Kepulauan Meranti Hasnah Febriliani, S.Tr. Keb menerangkan, IBI telah genap berusia 72 tahun pada 24 Juni 2023 lalu.
Dia menjelaskan selain memeriahkan hari jadi IBI, tujuan diselenggarakannya kegiatan tersebut agar dapat meningkatkan kepedulian dan kecintaan anggota IBI di Kepulauan Meranti.
"Saat ini IBI di Kepulauan Meranti menaungi 9 Ranting dari 9 Kecamatan dan secara keseluruhan jumlah bidan sebanyak 334 orang," jelasnya.
Ketua Pengurus Daerah IBI Provinsi Riau Hj. Darmiati, S.Tr. Keb., S.K.M., M.Kes, mengucapkan selamat ulang tahun IBI ke-72 Tahun. Dia juga mengingatkan kembali akan visi misi IBI dalam mewujudkan bidan profesional berstandar global. Serta meningkatkan peran IBI dalam mutu pendidikan bidan, pelayanan, dan mewujudkan kerja sama dengan jejaring kerja.
"Sebagai organisasi profesi yang menaungi bidan seluruh Indonesia, IBI memiliki tanggung jawab untuk menjamin orang-orang yang berhimpun di ranah kebersalinan agar senantiasa memiliki kompetensi, integritas, serta menjunjung tinggi etika profesi kita," sebutnya.
Plt Bupati H. Asmar mengatakan para bidan adalah garda terdepan dalam pemberian pelayanan kesehatan terutama kepada ibu dan anak. Untuk itu, Pemerintah telah menempatkan bidan ke pelosok desa agar dapat memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat luas.
"Saya berharap melalui seminar ini seluruh bidan di Kepulauan Meranti dapat lebih kompeten dan profesional," harapnya.
Lebih lanjut, ia mengimbau agar IBI dapat terus menggerakkan anggotanya untuk menggalakkan program ASI secara eksklusif sampai bayi berusia 6 bulan. Menurutnya, peran bidan sangat besar dalam upaya meningkatkan capaian ASI eksklusif yang merupakan salah satu upaya menurunkan angka stunting.
"Mari kita satukan langkah dalam membangun sinergi yang lebih kuat, memperkuat pelayanan kebidanan yang berkesinambungan dan bermutu tinggi," ajak Asmar.
Plt Bupati Meranti itu juga meminta kepada Dinas Kesehatan menyebarkan bidan-bidan yang ada untuk bertugas di seluruh desa yang ada di Meranti.
"Kepada dinas kesehatan agar ini dikondisikan, tiap-tiap desa minimal 1 orang, dan maksimal 2 orang bidan," ujarnya.
Hadir dalam pembukaan seminar tersebut, unsur Forkopimda, Kepala Kantor Kemenag, para kepala OPD, dan para pejabat serta undangan lainnya. (Bom)**
Berita Terkait :
- Polres Meranti Gelar Olahraga Senam bersama Peringati Hari Jadi Polwan ke-750
- Bupati Dan Kapolres Rohil Tinjau Lokasi Kantor Polsubsektor Balai Jaya 0
- Ketua KBPP POLRI Daerah Riau,Kecewa Atas Eksekusi Rumah Di Jalan Rajawali Sakti, Dinilai Tak Prosedu0
- Jumat Curhat, Polisi di Meranti Dengar Langsung Beragam Keluhan dari Masyarakat0
- Sugianto Alias Mas Tato Mendaftarkan Diri Sebagai Ketua Kepanitia Muscab IV MPC Pemuda Pancasila0
_Black11.png)









