Ini Alasan Pelaku Pembacokan Hingga Kaki Korban Luka Bersimbah Darah

Publisher Vol/fit Hukum
21 Sep 2023, 21:53:46 WIB
Ini Alasan Pelaku Pembacokan Hingga Kaki Korban Luka Bersimbah Darah

Bangko Pusako, VokalOnline.Com - Tim Opsnal Unit Reskrim Polsek Bangko Pusako Rokan Hilir masih mendalami kasus pembacokan yang dilakukan SS alias Usi (34) di Rimba Utama Kelurahan Rimba Melintang, Sabtu (16/9/2023)  Pukul 23.00 WIB lalu.

SS alias Usi diringkus atas laporan polisi yang dibuat Jiha Yuhendra (33) warga Jalan Guru Zainal Cantik Bangko Kanan,karena telah menganianya Safrisal (38) warga Jalan H. Anas Maamun Sungai  Menasib, Bangko Pusako yang dibacok sehingga korban mengalami luka serius di kakinya, Sabtu (16/9/ 2023) Pukul 19: 00 WIB lalu.

Kapolres Rohil AKBP Andrian Pramudianto SH SIK MSi melalui Kasubsi Penmas Polres Rohil, Aipda Dewy Satria,Kamis (21/9/2023),membenarkan pihak penyidik  tengah mendalami kasus dugaan pengeroyokan sehingga korbanya mengalami luka berat. 

" Anak korban bernama Alpin menemui pelapor dan menyebutkan kaki ayahnya  dibacok seseorang,akhirnya korban dibawa ke Pukesmas terdekat, " Aku Aipda Dewy Satria.

Aipda Dewy Satria menyebutkan akibat bacokan kaki kiri korban luka robek yang akhirnya di rujuk ke Rumah Sakit Syafira untuk perawatan lebih lanjut.

Ternyata usai menerima laporan krluarga korban ,Kapolsek Bangko Pusako Iptu Awi Ruben ,SH bersama Unit Reskrim memeriksa beberapa orang saksi dan mrnerima hasil Visum Et Revertum serta mengumpulkan barang bukti .

Terungkap latar belakang  SS alias Usi menganiaya dengan cara  pengeroyokan  bersama sama  adiknya JO alias Ono dengan sebilah Parang usai membacok lalu dibuang.

" Latar belakang peristiwanya tersangka tak sanggup menahan emosi dan nekat membacok korban,kini barang bukti Visum Et Revertum,1  helai baju singlet,1 helai kaos hitam telah diamankan Polsek Bangko Pusako untuk kepentingan penyelidikan. (Hy)**

Berita Terkait :




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment