- Ketika Seragam Polri Basah Keringat Demi Rakyat, Sejumlah Jembatan Inhil Rampung Tanpa Kendala
- Bupati Asmar Lepas Calon Haji Meranti, Ingatkan Fokus Ibadah di Tanah Suci
- Polsek Tebing Tinggi Beraksi Berhasil Sikat Pengedar Sabu 18,87 Gram
- FORKI Riau Kirim 5 Karateka ke Kejurnas Bandung, TC Penuh Dimulai di GOR Rumbai
- JK, Kerusuhan Poso, dan Dramatisasi di Era Algoritma
- Hendry Munief: Lampung Tak Lagi Sekadar Gerbang, Kini Menuju Pusat Ekonomi
- Penguatan Kesiapsiagaan Hadapi Musim Kemarau dan El Nino, Pemerintah Gelar Apel Siaga Karhutla
- Diskusi dengan Wartawan, Syahrul Aidi Dorong Solusi Krisis Media Massa
- Gaungkan Semangat Hari Bumi, PEP Lirik Ajak Masyarakat Ubah Sampah Jadi Bernilai
- Pemkab Kuansing dan RAPP Perkuat Sinergi Percepatan Penurunan Stunting
JMSI Dukung Disperindag Inhu Kejar PAD Dari Jual Beli TBS Kelapa Sawit
Terungkap Dalam Audianesi

Audiensi pengurus JMSI Inhu yang diketuai Zulpen Zuhri dengan Kadis Perindag Inhu Ergusfian
Inhu, VokalOnline.Com - Dinas perdagangan (Disperindag) Kabupaten Indragiri hulu (Inhu)-Riau, akan memaksimalkan pendapatan daerah tahun 2023 dari transaksi jual dan beli Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit serta retribusi dari oprasional timbangan diatas 3000 kg pada setiap peron (Pengepul TBS,red) dan timbangan digital setiap pabrik.
Upaya yang akan dilakukan Disperindag Kabupaten Inhu untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Inhu dari retribusi jual beli TBS di Inhu tersebut, terungkap dalam audiensi pengurus Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Inhu dengan Kadis Perindag Inhu Rabu (24/5/2023).
Dalam audiensi tersebut, Kadis Perindag Inhu Ergusfian SSos didampingi kepala UPT Metrologi Darlinawati KTU Metrologi R Tamrin, Kabid pengembangan perdagangan Nurizal Nurzal dan staf penera timbangan Indra Jaya.
Kehadiran ketua JMSI Inhu Zulpen Zuhri di Disperindag Inhu didampingi sekretaris Argusyandra, Penasehat JMSI Kasmedi, sekretaris Pokja pengembangan potensi daerah JMSI Inhu, Syahran Hutabarat, serta pengurus JMSI Inhu lainya Rolijan, Lamhot Manurung, Ramdana Yudha dan Kusjul.
"Sejak dua tahun ini sudah dibentuk UPT Metrologi yang bertugas melakukan peneraan terhadap timbangan, kami akan melakukan peneraan terhadap seluruh peron yang melakukan pembelian TBS di Inhu," kata Kadis Perindag Inhu Ergusfian.
Kadis Perindag yang akrab dipanggil Bang Iyan ini, mengucapkan terimakasih kepada JMSI Inhu yang sudah mendukung kegiatan Disperindag, dalam upaya peningkatan PAD dari sektor retribusi pengusaha jual beli TBS kelapa sawit di Inhu.
"Disperindag dalam memaksimalkan Perda nomor 8 tahun 2018 tentang retribusi jasa umum, khusunya jasa peneraan terhadap timbangan milik pengusaha jual beli TBS di Inhu, akan kordinasi dengan Instansi terkait, seperti Bapenda Inhu, BPPT Inhu, dan Satpol PP Inhu," ucap Bang Iyan.
Dalam kesempatan itu, ketua JMSI Inhu Zulpen Zuhri menyampaikan, seluruh media siber yang tergabung di JMSI Inhu sudah sejak awal mempublikasikan potensi PAD dari sektor kelapa sawit di Inhu,
"Pokja pengembangan potensi daerah JMSI Inhu, dan kawan kawan wartawan di JMSI Inhu mendukung penuh upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan PAD, kahusunya dari segi publikasi dan promosi," kata Zulpen.
Penasehat JMSI Inhu Kasmedi, diakhir diskusi menyampaikan, wartawan di JMSI Inhu siap mendampingi untuk kegiatan publikasi pemberitaan tim UPT Metrologi saat dilapangan. "Pontensi PAD dari pengusaha sawit yang masuk ke kas daerah, juga akan disampaikan ke publik lewat pemberitaan," tutup Kasmedi. **vol/Ramdana
Berita Terkait :
- Bupati Rezita Buka Sosialisasi Tugas dan Tanggung Jawab Sekdes Dalam Pengelolaan Keuangan Desa0
- Ini Pesan Syamsuar Kepada PJ Bupati Kampar Muhammad Firduas0
- Hendri Wijaya Diberhentikan Dari Jabatan Direktur PT NHR dan Dikriminalisasikan 0
- Program IRAMA Desa Dipusatkan di Kecamatan Sungai Lala, Ini Rangkaian Kegiatannya0
- APH Dumai Diharap Bertindak Tegas Terkait Ilegal Logging di Sungai Sembilan0
_Black11.png)









