- Wawako Pekanbaru Markarius Anwar Tekankan Pentingnya Sinergi di ASWAKADA 2026
- Angggota DPR RI Hendry Munief Berikan Catatan Penting saat Musrenbang RKPD 2027 Pemprov Riau
- Pertandingan Tinju Menambah Semarak Hari Jadi Kota Dumai ke 27
- Kontribusi Besar Alih Daya PDC dalam Mendukung Pemenuhan Kebutuhan Energi Bagi Negeri
- KNARA Gelar Rapat Akbar di Inhu, Konflik HTI dan HGU Jadi Perhatian
- Bupati Asmar Minta JCH Meranti Doakan Kebaikan untuk Daerah
- Kejari Meranti Kembali Galakkan Jaksa Masuk Sekolah Ajak Siswa Sadar Dengan Hukum
- Saat Wisuda Sekolah Wirausaha Aisyiyah Riau, Hendry Munief Sebut Perempuan Berpotensi Gerakkan UMKM
- Dumai Expo 2026: Promosi Daerah Bangkitkan Ekonomi dan Pariwisata
- Walikota Pimpin Upacara HUT Kota Dumai ke-27, Soroti Program Unggulan
Kapolda Kepri Apresiasi JMSI Kepri Terbitkan Buku Literasi Bahaya TPPO kepada Pelajar

BATAM, VokalOnline.Com - Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Kepulauan Riau lakukan audiensi dengan Polda Kepri. Kedatangan jajaran pengurus JMSI Kepri ini disambut langsung oleh Kapolda Kepri, Irjen Pol Asep Safrudin didampingi Kabid Propam, Kombes Pol Eddwi Kurniyanto.
Ketua JMSI Kepri, Eddy Supriatna mengatakan, audiensi ini merupakan bagian dari rangkaian agenda JMSI Kepri menjelang Musyawarah Daerah (Musda) ke-2 pada Desember 2025 mendatang.
Selain itu dihadapan Kapolda Kepri, Eddy juga memaparkan buku berjudul Tolak jadi Korban TPPO yang akan diluncurkan pada Desember 2025 mendatang sekaligus pembukaan Musda ke-2 JMSI Kepri.
"Buku ini adalah hasil kerjasama JMSI Kepri dan instansi terkait serta anak didik tingkat SMA/SMK. Dimana, cikal bakal terbitnya buku ini berangkat dari Program JMSI Kepri sebelumnya dengan melakukan sosisialisasi TPPO kepada pelajar dari 50 sekolah tingkat SMA/SMK se-kota Batam pada 23 Oktober 2025 lalu," jelas Eddy.
Buku ini berupa seruan dan langkah-langkah nyata dalam memerangi TPPO kepada para pelajar di Kepri. "Jadi kegiatan sosialisasi memerangi TPPO yang dilakukan JMSI Kepri bersama instansi terkait kepada pelajar kita rangkum dalam buku tersebut," ujarnya.
Sehingga kedepannya, JMSI Kepri berharap lewat buku ini bisa menjadi literasi para pelajar di sekolah biar mereka paham betul cara-cara memerangi TPPO ini.
"Kita ingin nanti para pelajar sebagai ujung tombak dalam memerangi TPPO, karena mereka lah yang rentan akan terjadi kasus TPPO," ujarnya.
Menanggapi itu, Kapolda Kepri, Irjen Pol Asep Safrudin mengapresiasi langkah dan Program JMSI Kepri. "Saya mewakili jajaran Polda Kepri mengapresiasi setinggi-tingginya atas karya Buku ini. Tentunya ini adalah langkah awal pencegahan dini TPPO terhadap pelajar di Kepri," kata Irjen Pol Asep.
Sebagai dukungannya atas terbitnya buku "Tolak jadi Korban TPPO", Ia akan mengajak dan berkoordinasi kepada seluruh jajarannya tingkat Polsek, Polres dan para PJU Polda Kepri untuk berpartisipasi dan memberikan sumbangsih pada oplah buku.
Pertemuan ini diakhiri dengan penandatangan pada lembaran kata Pengantar oleh Kapolda Kepri yang dianggap salah satu tokoh panting dalam buku tersebut dan sesi foto bersama.
Sebagai informasi, peluncuruan buku sekaligus pembukaan Musda ke-2 JMSI Kepri di One Batam Mall pada 2 Desember 2025 mendatang nantinya akan dibuka langsung oleh Kapolda Kepri, Irjen Pol Asep Safrudin.(**)
Berita Terkait :
- WHO Katakan China Rahasiakan Data Asal Usul Virus Corona0
- AS Minta Diplomat Pergi dari Myanmar0
- Bandingkan Kekuatan Irene dengan Gothamchess0
- Tak Diizinkan Masuk,Tim Rizieq Cekcok Dengan Polisi0
- Gunung Merapi Keluarkan Awan Panas 1,5 Km ke Barat Daya0
_Black11.png)









