Kejari Inhil Musnahkan Barang Bukti 75 Perkara yang Telah Berkekuatan Hukum Tetap

Publisher Vol/Arya Daerah
12 Des 2025, 13:03:32 WIB
Kejari Inhil Musnahkan Barang Bukti 75 Perkara yang Telah Berkekuatan Hukum Tetap

Pemusnahan barang bukti dengan cara dirusak dengan blender


INHIL, VokalOnline.com - Kejaksaan Negeri (Kejari) Indragiri Hilir (Inhil) melaksanakan kegiatan pemusnahan barang bukti dan barang rampasan perkara tindak pidana umum Kegiatan ini sebagai bentuk pelaksanaan eksekusi pengadilan sekaligus komitmen mewujudkan zero tunggakan barang bukti. Pemusnahan ini dilaksanakan di Halaman Kantor Kejari Inhil, Jl Prof M. Yamin pada Jum'at (12/12/2025).

Kegiatan tersebut dihadiri Kepala Kejari Indragiri Hilir, Sugito, SH, yang didampingi oleh Kasi Pemulihan Aset dan Pengelolaan barang bukti (PAPBB) Maiman Limbong, SH, MH Selaku penyelenggara, Ketua Pengadilan Negeri Tembilahan Feri Anda,SH. MH, Kapolres Inhil yang diwakili oleh Kabag Ops Polres Inhil Akp Buha Siahaan, SH. Dandim 0314/Inhil yang diwakili oleh Kasdim Jakobus Hamonangan Haloho dan Mahasiswa Fakultas Hukum, Adi Wandani.

Melalui kegiatan ini, Kejari inhil menegaskan komitmennya dalam mendukung pemberantasan tindak pidana, khususnya narkotika, serta menjaga integritas penegakan hukum di wilayah Kabupaten Indragiri Hilir.

Dalam sambutannya, Kepala Kejaksaan Negri (Kajari) Inhil menyampaikan pemusnahan barang bukti merupakan salah satu kewajiban Kejaksaan sebagai eksekutor keputusan pengadilan. 

"Pemusnahan dilakukan untuk mencegah penyimpanan barang bukti oleh pihak yang tidak bertanggung jawab, dan agar barang bukti tidak terjadi lagi adanya tunggakan barang bukti (zero tunggakan bb yang ada di kejaksaan negeri indragiri hilir)." Ungkap Sugito, SH.

Dia juga menyampaikan barang bukti yang rusak merupakan hasil dari 75 perkara tindak pidana umum yang telah berkekuatan hukum tetap (inkracht) berdasarkan putusan Pengadilan Negeri Inhik. Adapun barang bukti tersebut terdiri dari:

Narkotika jenis sabu-sabu sebanyak 478,87 gram

Narkotika jenis ganja 2 bungkus

Narkotika jenis ekstasi 30 butir

Timbangan digital 13 buah

Bong 2 buah

Parang dan barang bukti lainnya 8 buah

Sebagian mana yang terlampir dalam berita acara pemusnahan barang bukti BA-23

"Pemusnahan dilakukan dengan metode merusak, membakar, dan mengubur, sehingga seluruh barang bukti dipastikan tidak dapat digunakan kembali." Tambah Sugito, SH.

Berita Terkait :




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment