- Bupati Asmar Lepas Calon Haji Meranti, Ingatkan Fokus Ibadah di Tanah Suci
- Polsek Tebing Tinggi Beraksi Berhasil Sikat Pengedar Sabu 18,87 Gram
- FORKI Riau Kirim 5 Karateka ke Kejurnas Bandung, TC Penuh Dimulai di GOR Rumbai
- JK, Kerusuhan Poso, dan Dramatisasi di Era Algoritma
- Hendry Munief: Lampung Tak Lagi Sekadar Gerbang, Kini Menuju Pusat Ekonomi
- Penguatan Kesiapsiagaan Hadapi Musim Kemarau dan El Nino, Pemerintah Gelar Apel Siaga Karhutla
- Diskusi dengan Wartawan, Syahrul Aidi Dorong Solusi Krisis Media Massa
- Gaungkan Semangat Hari Bumi, PEP Lirik Ajak Masyarakat Ubah Sampah Jadi Bernilai
- Pemkab Kuansing dan RAPP Perkuat Sinergi Percepatan Penurunan Stunting
- 21 Perkara Inkracht Dimusnakan Barang Bukti di Kejari Meranti
Kompetisi Pameran dan Seni Lukis BAAA, Mengangkat Idiolog Kini Tokoh Bangsa

Jakarta, VokalOnline.Com - Kompetisi dan pameran lukis Basoeki Abdullah Art Award (BAAA) aaka dihelat di Museum Basoeki Abdullah jalan Keuangan Raya nomor 19 Cilandak Barat, Jakarta Selatan, dilaksanakan sejak 26 September hingga 26 Oktober 2022. Pameran yang dikuratori Mikke Susanto ini dijadwalkan dibuka oleh Dirjen Kebudayaan Kemendikbud ristek RI, 26 September 2022 jam 09.00 WIB.
Panitia pelaksanaan Margo selaku narahubung dalam siaran persnya menjelaskan, pameran ini menampilkan karya lukis dari Ahmad Aminudin, Ahmad Kamaludin Siyam, Alif Edi Irmawan,Anjani Imania Citra Afsiser, Bayu Adi Pujo Asmoro, Bima Bayu Kusuma, Camelia Mitasari Hasibuan
Ditampilkan juga karya lukis Fandi Ahmad, Feny Fauziah Astuti, Hendra Setiyawan, Jefry Putra Andriansyah, Khotibul, Umam (A.K Umam), Leni Kariatul Masruroh, Muhammad Izzar Fakhruddin, Muhammad, Nirwan Sambudi, Muhammad Ryan Nur Hidayatullah, Muhammad Yusya, Prakadetto Alansa, Rizki Rizaldi, Shavierra Arvinda, Siska Ayu Nadia, Tamara M. Alamsyah, Valentino, Febri Setya Widodo, Vincent Prijadi Purwono.
Topik agenda kali ini terkait dengan "Tokoh Bangsa" Tema BAAA #4 diangkat dan dilatari untuk mengingat Basoeki Abdullah sebagai pelukis dengan karya seni lukis figur, terutama para tokoh bangsa.
"Ketokohan ini lalu dikembangkan sebagai tajuk yang memusat pada kata kunci: ideolog," kata Margono.
Ideolog, lanjutnya, digunakan untuk mengimplementasikan banyaknya ide, diskursus, maupun konsep pemikiran yang bermunculan dewasa ini.
"Itu bisa berasal dari manapun, mulai dari bidang kajian politik, sosial, sains, seni dan bahkan percampuran diantaranya. Sehingga kata “ideolog” dalam pameran ini memberi keleluasaan pada setiap perupa untuk menggalinya. Tentu saja dominasi dan latar belakang sejarah bangsa menjadi titik tumpu utama. Apalagi suasana hari kemerdekaan yang ke-77 menjadi atmosfir penting di saat karya-karya ini dikerjakan."
Artinya, tema "Tokoh Bangsa", bukan sebatas pada lukisan potret, namun juga terkait kepekaan estetika yang tinggi, sekaligus beriringan dengan konteks realitas sosial dan berbagai peristiwa sejarah dimana seorang tokoh pernah berperan di dalamnya. Pemahaman sederhana ini membawa kita dalam mengembangkan tema lukisan "Tokoh / Ideolog" menjadi tema yang kontekstual.
"Akhirnya ide tersebut kami ramu dengan judul "IDEOLOG : Kini, Tokoh dan Bangsa"," urai dia.
Sebanyak 174 proposal seni masuk ke panitia. Dari sana diselekai menjadi 25 nominator. Kemudian dipilih 5 lukisan terbaik versi dewan juri yang akan diumukan pada saat acara pembukaan pameran 26 September 2022. Dengan adanya BAAA #4 ini diharapkan para perupa dapat terus berkarya dan penikmat seni dapat menemukan gagasan perihal hubungan antara seni dengan peristiwa kontekstual. **Rls/vol-01
Berita Terkait :
- 10 Kali Berturut-turut Raih WTP Wagubri Apresiasi OPD Pemprov0
- OTT Hakim MA, Yosep Parera: Saya Korban Sistim dan Siap Terima Hukum Berat0
- Dua Tokoh Alumni 1973 Pesantren Sumatra Thawalib Parabek Hadir Milad ke 112 Tahun0
- Ketua Dewan Pers Azyumardi Azra Meninggal Dunia Usai Terpapar Covid-190
- SMN : Alhamdulillah, PKB Parpol Pertama Lolos Peserta Pemilu 20240
_Black11.png)









