- Diskusi dengan Wartawan, Syahrul Aidi Dorong Solusi Krisis Media Massa
- Gaungkan Semangat Hari Bumi, PEP Lirik Ajak Masyarakat Ubah Sampah Jadi Bernilai
- Pemkab Kuansing dan RAPP Perkuat Sinergi Percepatan Penurunan Stunting
- 21 Perkara Inkracht Dimusnakan Barang Bukti di Kejari Meranti
- 110 Jemaah Calon Haji Meranti Akan Berangkatkan Senin di Embarkasi Batam
- Rianto SH, MH Disorot, 70-an Peserta Ramaikan Seleksi KI Sumut 2026
- FORKI Riau Fokus TC Penuh Jelang Kejurnas Bandung, Perangkingan Atlet Digelar 26 April
- Temui Menteri ATR/BPN dan Dirjen Migas, Bupati Afni Perjuangkan Hak Rakyat Kandis dan Minas
- Pengedar Ganja di Banglas Dibekuk Berkat Layanan 110, Polisi Amankan BB dan Tes Urine Positif
- Stok BBM Kepulauan Meranti Aman, Warga Diimbau Beli di SPBU Sesuai Ketentuan UUD 1945
KPK Geledah Rumah Pribadi Bupati dan Kepala BPKAD Meranti Pasca Penahanan

Meranti, VokalOnline.Com - Sejumlah Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melakukan penggeledahan pasca penetapan Muhammad Adil sebagai tersangka. Kali ini giliran Rumah Pribadi Bupati Kepulauan Meranti Non Aktif, H. Muhammad Adil yang beralamat di Jalan Alahair, Selatpanjang dan rumah pribadi Kepala BPKAD Fitria Nengsih di Jalan Pembangunan, Kecamatan Tebing Tinggi, Kepulauan Meranti.
Dari informasi di Lapangan , Selasa (11/4/2023) penggeledahan mulai dilaksanakan sekira pukul 09.30 WIB, mereka dibagi dua tim secara terpisah. Satu tim menuju Rumah Pribadi Bupati Non Aktif, H. Muhammad Adil. Sementara satu tim lainnya menuju ke Rumah Pribadi Kepala BPKAD, Fitria Nengsih yang saat ini juga berstatus tersangka oleh KPK.
Dalam operasi lanjutan tersebut, Tim Satgas KPK juga memanggil sejumlah saksi untuk ikut serta mendampingi penggeledahan yang dijaga ketat oleh aparat kepolisian setempat.
Dari pantauan Media ini di kediaman pribadi milik Kepala BPKAD, Fitria Nengsih, penggeledahan yang berlangsung lebih dari satu jam itu tampak senyap, namun aparat kepolisian setempat tetap berjaga-jaga di luar rumah yang digeledah tersebut.
Bangunan dengan cat bewarna crime kombinasi plafon kayu bewarna merah dan coklat itu tampak seperti tak berpenghuni, selain terlihat sepi, pintu pagar yang terbuat dari kayu kombinasi kawat bewarna hijau itu pun sebelah pintunya sudah mulai lepas dan jatuh ke bawah.
Hingga pukul 11.50 Tim Satgas masih melakukan penggeledahan di Rumah Pribadi Kepala BPKAD, Fitria Nengsih. Penggeladahan juga didampingi pihak RT dan RW setempat.
Sebelumnya, Senin (10/4/2023) lembaga anti rasuah itu telah melakukan penggeledahan di Rumah Dinas Bupati Kepulauan Meranti Non Aktif, H. Muhammad Adil dan Rumah Dinas Kepala BPKAD Fitria Nengsih, Jalan Dorak, Kecamatan Tebing Tinggi, Kepulauan Meranti.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kepulauan Meranti, Bambang Suprianto membenarkan adanya penggeledahan tersebut. Untuk memperlancar proses penggeledahan, pihaknya telah memerintahkan jajaran Satpol PP untuk melakukan pendampingan pengamanan.
"Iya benar. Dimulai tadi pembukaan penyegelan dan penggeledahan," pungkasnya.
Diberitakan sebelumnya, Muhammad Adil terjaring operasi tangkap tangan (OTT) oleh KPK bersama puluhan pejabat lainnya. Ia diduga telah menerima suap pengadaan jasa umrah dan pemotongan Uang Persediaan (UP) dan Uang Ganti Persediaan (GU) di lingkungan Pemkab Kepulauan Meranti.
Selain Adil, KPK juga menahan dan menetapkan Plt Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kepulauan Meranti, Fitria Nengsih dan Ketua Tim Pemeriksa Badan Pemeriksa Keuangan Perwakilan Riau M Fahmi Aressa.(Bom).
Berita Terkait :
- Barang Bredar Bebas Kadarluarsa Malah Kebijakan Penindakan di Provinsi Riau0
- Danramil Bersama Disprindag Pantau Langsung Kebutuhan Bahan Pokok Jelang Lebaran0
- Sobat Si Dul Polsek Rangsang Bantu Balita Stunting di Tanah Merah0
- Bupati Meranti H Asmar Sidak Ke Pelabuhan Bersama Porkompimda0
- H. Asmar Hadiri Penyampaian Pandangan Fraksi DPRD Meranti0
_Black11.png)









