- Pemkab Kuansing dan RAPP Perkuat Sinergi Percepatan Penurunan Stunting
- 21 Perkara Inkracht Dimusnakan Barang Bukti di Kejari Meranti
- 110 Jemaah Calon Haji Meranti Akan Berangkatkan Senin di Embarkasi Batam
- Rianto SH, MH Disorot, 70-an Peserta Ramaikan Seleksi KI Sumut 2026
- FORKI Riau Fokus TC Penuh Jelang Kejurnas Bandung, Perangkingan Atlet Digelar 26 April
- Temui Menteri ATR/BPN dan Dirjen Migas, Bupati Afni Perjuangkan Hak Rakyat Kandis dan Minas
- Pengedar Ganja di Banglas Dibekuk Berkat Layanan 110, Polisi Amankan BB dan Tes Urine Positif
- Stok BBM Kepulauan Meranti Aman, Warga Diimbau Beli di SPBU Sesuai Ketentuan UUD 1945
- Pasutri Diringkus Sat Resnarkoba Polres Kep Meranti, Diduga Jadi Pengedar Ekstasi
- Pemkab Siak dan Utusan Presiden Luruskan Informasi Dokter Spesialis, Pelayanan Harus Tetap Berjalan
Massa Ceburkan Mobil Diduga Plat Merah ke Sungai Kampar, Punya Siapa?
Kuat Dugaan Karena Konflik Galian C di Desa Salo Timur

Satu unit mobil yang diduga plat merah masih di dalam sungai Kampar setelah amuk massa di lokasi galian C Desa Salo Timur, Kecamatan Salo, Kampar.
SALO TIMUR (VOKALONLINE.COM)- Satu unit mobil yang diduga plat merah jenis Toyota Rush, masih berada di dalam Sungai Kampar. Menurut informasi, mobil tersebut sengaja didorong lalu diceburkan dalam amuk massa pada Selasa (6/4/2021) sekitar pukul 20.45 Wib.
Tak hanya mobil plat merah itu, massa yang diperkirakan sebanyak 300 orang, juga melakukan pembakaran terhadap satu unit excavator dan satu unit pick up serta membakar pondok di lokasi Galian C Desa Salo Timur, Kecamatan Salo, Kampar.

Amuk massa, disebut-sebut karena konflik pemilik galian C dengan masyarakat sekitar. Puncaknya, ketika orang yang mengaku sebagai pemilik lahan juga menjadikan jalan akses penyeberangan sungai, sebagai lokasi galian C.
Kasat Reskrim Polres Kampar, membenarkan mendapat laporan dari masyarakat bahwa telah terjadi aksi massa di Desa Salo Timur.
"Atas laporan tersebut, kami melakukan cek TKP dan identifikasi," ujar Kasat Reskrim.
Dikatakan Kasat Reskrim, untuk sementara ini sudah melakukan pemeriksaan saksi dan selanjutnya akan melakukan penyelidikan serta mencari pelaku-pelaku pembakaran dan pengrusakan.
Soal adanya satu unit mobil Toyota Rush diduga plat merah milik Pemkab Kampar yang didorong hingga masuk ke sungai, Kasat Reskrim belum bisa memastikan.
Dari pantauan vokalonline.com di lapangan, memang masih ada bekas pembakaran dan pengrusakan, serta mobil yang diduga plat merah masih di dalam Sungai Kampar.

Sejauh ini, beberapa titik di tempat kejadian sudah dipasangi police line.
Dari sumber yang minta tak dituliskan namanya, mobil yang diduga plat merah tersebut, adalah milik korban amuk massa yang diketahui juga sebagai pemilik galian C.
Korban Al, saat dijumpai di Mapolres Kampar belum bisa berkomentar, karena tengah membuat laporan dan dimintai keterangan oleh penyidik Reskrim Polres Kampar terkait amuk massa.(hasbi)***
Berita Terkait :
- Membanggakan, Sungai Petai Jadi Desa Digital Pertama di Sumatera0
- JMS Positif, Banyak Siswa Bercita-cita Jadi Jaksa0
- Kampar Targetkan Penurunan Stunting 14 Persen0
- Hadirkan Empat Pemateri, IPMKK Kampa Gelar Upgrading0
- M Faisal Temui Warga Desa Koto Perambahan0
_Black11.png)









