- Wawako Pekanbaru Markarius Anwar Tekankan Pentingnya Sinergi di ASWAKADA 2026
- Angggota DPR RI Hendry Munief Berikan Catatan Penting saat Musrenbang RKPD 2027 Pemprov Riau
- Pertandingan Tinju Menambah Semarak Hari Jadi Kota Dumai ke 27
- Kontribusi Besar Alih Daya PDC dalam Mendukung Pemenuhan Kebutuhan Energi Bagi Negeri
- KNARA Gelar Rapat Akbar di Inhu, Konflik HTI dan HGU Jadi Perhatian
- Bupati Asmar Minta JCH Meranti Doakan Kebaikan untuk Daerah
- Kejari Meranti Kembali Galakkan Jaksa Masuk Sekolah Ajak Siswa Sadar Dengan Hukum
- Saat Wisuda Sekolah Wirausaha Aisyiyah Riau, Hendry Munief Sebut Perempuan Berpotensi Gerakkan UMKM
- Dumai Expo 2026: Promosi Daerah Bangkitkan Ekonomi dan Pariwisata
- Walikota Pimpin Upacara HUT Kota Dumai ke-27, Soroti Program Unggulan
Meranti Kembali Dapat Kuota 225 PPPK

Jakarta, VokalOnline.Com - Kabupaten Kepulauan Meranti kembali mendapat kuota Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) sebanyak 225 orang di tahun 2023 ini. 100 orang untuk tenaga pendidik atau guru dan 125 orang untuk tenaga kesehatan.
Informasi tersebut didapat setelah, Pelaksana tugas (Plt) Bupati Kepulauan Meranti H. Asmar bersama Sekda Bambang Suprianto dan Kepala BKPSDM Bakharudin mengikuti Rakor Pengadaan ASN, Kamis (3/8/2023) di Jakarta.
"Alhamdulillah, Meranti kembali mendapat kuota untuk pengadaan ASN PPPK di tahun 2023 ini sebanyak 225 orang," kata Asmar.
Lebih jauh dijelaskan Sekda Bambang, Pemkab Kepulauan Meranti akan terus mengusulkan kuota PPPK kepada pemerintah pusat. Untuk tahun 2024 mendatang, tambahnya, kuota yang diusulkan sebanyak 1488 orang.
"Untuk tenaga teknis sebanyak 325, kesehatan 486 dan guru sebanyak 677 orang. Semoga usulan kita itu disetujui oleh Kemenpan RB," harap Sekda Bambang.
Ditambahkan Kepala BKPSDM Kepulauan Meranti Bakharudin, setelah ini pihaknya menunggu petunjuk teknis (Juknis) untuk memulai tahapan penerimaan PPPK.
"Saat ini kita baru tau jumlah yang didapat. Nanti kita tunggu surat dari Kemenpan RB untuk memulai proses selanjutnya," terang Bakhar.
Menteri PANRB Abdullah Azwar Anas itu, membahas 3 agenda penting. Pertama berkaitan dengan pengadaan ASN tahun anggaran 2023.
Kedua, penyerahan Surat Keputusan (SK) Menteri PANRB tentang penetapan kebutuhan pegawai ASN di lingkungan pemerintah tahun anggaran 2023. Ketiga, uji publik terkait rancangan undang-undang Aparatur Sipil Negara.
"Di tahun 2023 ini, Pemerintah fokus dalam pengadaan ASN pada formasi kesehatan, dan tenaga pendidik serta untuk penataan Tenaga Non ASN, baik yang ada di pemerintah pusat maupun pemerintah daerah," jelas Azwar Anas.
Rakor itu sendiri dibuka oleh Menko Perekonomian Airlangga Hartarto. Hadir juga Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi Nadiem Makarim, serta Wakil Menteri Kesehatan Dante Saksono Harbuwono.
Sebelum dimulainya Rakor tersebut, Plt Bupati Asmar sempat bertemu dan berdiskusi langsung dengan Menteri PANRB Azwar Anas dan Ketua Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI) Sutan Riska Tuanku Kerajaan.
Dalam pertemuan itu, Asmar menyampaikan harapan untuk memperjuangkan nasib tenaga honorer di Meranti agar diangkat menjadi PPPK.
"Yang jelas kita akan bersama-sama dengan APKASI untuk menyambung aspirasi ke pemerintah pusat agar tenaga honorer kita diangkat menjadi PPPK," sebut Asmar.
Turut mendampingi Plt Bupati Asmar, Kepala Bagian Prokopim Setdakab Kepulauan Meranti Afrinal Yusran. (Bom)**
Berita Terkait :
- Staf Ahli Bupati Meranti H.Mahdi Lakukan Penjemputan Jemaah Haji Keloter 2 di Embarkasi Riau0
- PKK Meranti Ikuti Jambore HKG ke-510
- Plt Bupati Asmar Hadiri Temu Bisnis di JIExpo0
- Satpol PP dan Damkar Gelar Mental Building Bersama SMK Negeri I Pangkalan Kerinci0
- Honda Parkir Dipinggir Jalan, Nasib Ustaz Ini Belum Diketahui HP Miliknya Raib 0
_Black11.png)









