- Sambut Hari Bhakti Pemasyarakatan ke-62, Lapas Tembilahan Gelar Donor Darah Bersama
- Polres Inhil Ungkap Kasus Peredaran Sabu di Batang Tuaka, Satu Pengedar Diamankan
- Polres Inhil Ungkap Kasus Peredaran Sabu, Seorang Pengedar Diamankan di Tembilahan
- Polsek Kempas Ungkap Kasus Narkotika di Desa Danau Pulai Indah, Satu Pelaku Diamankan
- Kabar Duka, Sekjen PWI Zulmansyah Sekedang Meninggal Dunia
- WKC Open Championship II 2026 Sukses Digelar, Inkai Prestasi Sabet Juara Umum
- Di Hadapan Perwakilan 150 Negara, Dr. Syahrul Aidi Kecam Keras Tindakan Israel di Timur Tengah
- Sambu Group Satukan Petani dan Industri dalam Kenduri Kelapa 2026
- Mitra SPPG se-Inhil Turun Tangan Ringankan Luka Korban Kebakaran di Pulau Kijang
- Polres Inhil Amankan Pengedar Sabu dan Ekstasi di Keritang
Pasukan Rusia Dekati Kiev dari 2 Sisi, Ibu Kota Ukraina Kian Terkepung

Militer Ukraina mengatakan pasukan Rusia juga telah mendekati Ibu Kota Kiev dari arah utara dan timur laut negara. (Foto: REUTERS/UMIT BEKTAS)
Jakarta, VokalOnline.Com - Militer Ukraina menuturkan manuver pasukan Rusia semakin mendekati Ibu Kota Kiev, terutama dari arah utara dan timur laut pada Jumat (25/2).
Pergerakan militer Rusia yang kian mendekati Kiev ini dikhawatirkan memperbesar ancaman ibu kota jatuh ke tangan pasukan Presiden Vladimir Putin di hari kedua invasi.
"Tentara Rusia berusaha untuk melewati kota utara Chernigiv--di mana mereka dipukul mundur oleh tentara Ukraina--untuk menyerang Kiev," kata militer Ukraina melalui pernyataan di Facebook seperti dikutip AFP.
Militer Ukraina juga memaparkan pasukan Rusia terus berupaya memasuki Kiev dari Kota Konotop di timur ibu kota. Kota Konotop kini telah diduduki pasukan Rusia.
Sebelumnya, pasukan Rusia sudah mulai bergerak menuju Ibu Kota Ukraina, Kiev, sejak Jumat pagi. Warga sekitar diminta melaporkan pergerakan Rusia dan melawan menggunakan molotov.
Rentetan tembakan juga dilaporkan telah terdengar dekat distrik pemerintah di Ibu Kota Kiev.
"Kami mendesak warga untuk menginformasikan pergerakan pasukan, membuat bom molotov, dan melawan musuh," demikian pernyataan Kementerian Pertahanan Ukraina melalui Facebook.
AFP melaporkan bahwa pasukan Rusia mulai bergerak ke arah Kiev melalui Belarus pada Jumat pagi. Ukraina sempat melakukan berbagai cara untuk menghalau Rusia, termasuk meledakkan jembatan menuju Kiev.
Komandan militer Ukraina, Valerii Zaluzhnyi, mengklaim berhasil memukul mundur pasukan Ukraina di Chernihiv, utara Kiev."Kendaraan musuh terpaksa mundur dari Chernihiv ke arah Sedniv dan dari Horodnya ke Semenivka.**vol/jn
Berita Terkait :
- Prancis desak warganya segera tinggalkan Ukraina0
- Ribuan Mobil Harga Miliaran Terjebak di Kebakaran Kapal Kargo0
- Jokowi Dorong Sinergi dan Kolaborasi G20 Hadapi Ketidakpastian Global0
- Prabowo Gugat Balik 2 Perusahaan Asing soal Denda Sewa Satelit0
- Real Madrid Konfirmasi Campakkan Gareth Bale0
_Black11.png)









