- Kontribusi Besar Alih Daya PDC dalam Mendukung Pemenuhan Kebutuhan Energi Bagi Negeri
- KNARA Gelar Rapat Akbar di Inhu, Konflik HTI dan HGU Jadi Perhatian
- Bupati Asmar Minta JCH Meranti Doakan Kebaikan untuk Daerah
- Kejari Meranti Kembali Galakkan Jaksa Masuk Sekolah Ajak Siswa Sadar Dengan Hukum
- Saat Wisuda Sekolah Wirausaha Aisyiyah Riau, Hendry Munief Sebut Perempuan Berpotensi Gerakkan UMKM
- Dumai Expo 2026: Promosi Daerah Bangkitkan Ekonomi dan Pariwisata
- Walikota Pimpin Upacara HUT Kota Dumai ke-27, Soroti Program Unggulan
- Pesan Menteri Nusron untuk Jajaran di Riau: Pemimpin Harus Memudahkan Pelayanan bagi Masyarakat
- Ketika Seragam Polri Basah Keringat Demi Rakyat, Sejumlah Jembatan Inhil Rampung Tanpa Kendala
- Bupati Asmar Lepas Calon Haji Meranti, Ingatkan Fokus Ibadah di Tanah Suci
Pedagang Bendera Raih Keuntungan di Kota Sagu Momentum HUT RI

Meranti, VokalOnline.Com - Menjelang peringatan dan perayaan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia 17 Agustus 2023, penjual bendera musiman mulai ramai berdatangan ke kota sagu Selatpanjang, ibukota Kabupaten Kepulauan Meranti.
Hebatnya lagi, para pedagang musiman ini umumnya datang dari luar propinsi. Seperti Bandung dan Bogor. Mereka memanfaatkan momen peringatan HUT RI untuk menjajakan dagangan mereka berupa bendera Merah Putih dan umbul-umbul dengan berbagai ukuran.
Tidak sulit menemukan penjual bendera di kota Selatpanjang, mereka berjualan di ruas jalan protocol seperti Jalan Dorak Jalan Merdeka ,Jalan A Yani tepatnya di taman kota dekat Kolam Telaga Bening sudah berjajar ratusan bendera.
Para pedagang musiman ini berharap mendapatkan untung besar dari perayaan nasional tersebut.
Seperti yang diungkapkan Yandi pria yang usia 54 tahun ini rela jauh-jauh dari Bandung datang ke Selatpanjang hanya berjualan bendera dan umbul-umbul HUT RI.
Dia mengaku sudah 5 tahun belakangan menjadi pedagang bendera musiman dan selalu datang ke Selatpanjang. Selama kurang lebih sebulan menjajakan dagangannya, dia mengaku bisa pulang dengan membawa keuntungan hingga Rp 5 sampai 7 juta.
”Saya sudah tiga kali ke Selatpanjang, sebelumnya di Pekanbaru dan Kabupaten Kota lainya Mudah-mudahan di Selatpanjang lebih ramai,” katanya saat ditemui Jalan Merdeka Kota Selatpanjang.
Tidak hanya Yandi, pedagang lain dari luar daerah juga ikut datang ke Selatpanjang. Deri (24) pemuda yang sehari hari bekerja sebagai penjual mainan anak-anak itu sudah tiba di Selatpanjang sebelum Agustus.
Ia mengaku, harga bendera yang dijualnya bervariasi, mulai Rp15.000 hingga Rp 250.000, tergantung ukuran dan jenisnya. “Kalau bendera ada yang Rp15.000 kalau umbul-umbul ada yang Rp30.000 ada yang Rp40.000, tergantung ukuran,” katanya.
Saat ini Deri mengaku rata-rata pembelinya adalah pegawai kantor untuk menghiasi kantornya jelang detik-detik peringatan hari kemerdekaan itu.(Bom)**
Berita Terkait :
- Walikota Pekanbaru Resmikan Taman Pancing Raudhah Nurul Ibadah0
- Plt Bupati Asmar Buka Lomba Mancing Timang Sungai Suir 20230
- Mengintip Latihan Paskibra Yang Bertugas Menaikan Dan Menurunkan Bendera Pada HUT RI Ke 78 Di Rohil0
- Lomba Sambut HUT Kemerdekaan RI ke-78, Kapolres Ini Ajang Silaturahmi dan Semangat Kebersamaan0
- Dalam Rangka HUT RI 78 DPD JPKP Meranti Gelar Giat Sosial Pembagian Sembako0
_Black11.png)









