- 21 Perkara Inkracht Dimusnakan Barang Bukti di Kejari Meranti
- 110 Jemaah Calon Haji Meranti Akan Berangkatkan Senin di Embarkasi Batam
- Rianto SH, MH Disorot, 70-an Peserta Ramaikan Seleksi KI Sumut 2026
- FORKI Riau Fokus TC Penuh Jelang Kejurnas Bandung, Perangkingan Atlet Digelar 26 April
- Temui Menteri ATR/BPN dan Dirjen Migas, Bupati Afni Perjuangkan Hak Rakyat Kandis dan Minas
- Pengedar Ganja di Banglas Dibekuk Berkat Layanan 110, Polisi Amankan BB dan Tes Urine Positif
- Stok BBM Kepulauan Meranti Aman, Warga Diimbau Beli di SPBU Sesuai Ketentuan UUD 1945
- Pasutri Diringkus Sat Resnarkoba Polres Kep Meranti, Diduga Jadi Pengedar Ekstasi
- Pemkab Siak dan Utusan Presiden Luruskan Informasi Dokter Spesialis, Pelayanan Harus Tetap Berjalan
- Hendry Munief Dorong Pengusaha Muslimah Kembangkan Sektor UMKM dan Ekraf
Pemilik TikTok Bajak Bos Xiaomi, Shou Zi Chew

Perusahaan ByteDance(tribunnews.com)
Vokalonline.com -Dilansir dari CNN Indonesia -- Perusahaan teknologi China dan pemilik TikTok, ByteDance merekrut bos Xiaomi Shou Zi Chew. Di ByteDance, Shou Zi Chew bakal menduduki posisi chief finance officer (CFO) atau kepala keuangan.
Dalam unggahan di media sosial, Shou Zi Chew mengatakan akan berbasis di Singapura untuk menjalankan jabatan barunya itu.
Shou Zi Chew disebut telah mengetahui ByteDance sejak dia bekerja untuk perusahaan ekuitas swasta DST yang menjadi investor awal ByteDance.
"Saya yakin pengalaman Chew dapat membantu kami memperluas bisnis global kami lebih jauh," kata kepala sumber daya ByteDance, Liang Rubo dalam sebuah memo, dikutip dari Reuters.
Xiaomi juga sudah mengeluarkan pernyataan bahwa Shou Zi Chew telah resign atau mengundurkan diri dari posisinya di perusahaan ponsel itu pada Rabu (24/3).
Terpilihnya Shou Zi Chew semakin menguatkan dugaan perusahaan yang menaungi TikTok itu bakal segera melantai di bursa atau initial public offering (IPO).
ByteDance saat ini dikabarkan sedang mempertimbangkan sejumlah opsi untuk IPO.
Pertama, mendaftarkan anak usahanya seperti Douyin atau TikTok versi China secara sendiri-sendiri. Sedangkan yang kedua, menggabung beberapa anak usaha misalnya Douyin dan agregator berita Jinri Toutiao sebagai satu kesatuan.
Bytedance juga sedang memilih lokasi bursa yang tepat untuk anak usahanya ini. Dua kandidat yang ada saat ini adalah bursa di Hong Kong dan Shanghai.
Sementara untuk bisnis non-China seperti TikTok, ByteDance tengah mempertimbangkan antara pasar saham di Eropa atau di Amerika Serikat.
ByteDance merupakan salah satu perusahaan yang kini sedang naik daun, salah satunya karena TikTok yang fenomenal. Awal tahun ini, mereka bahkan mendapat gelontoran dana senilai US$180 miliar.
(ptj/end)
Berita Terkait :
- Ketahanan Amazfit T-Rex Pro0
- Oppo Band Sudah Rilis Di Indonesia0
- Bocoran Tanggal Rilis Lenovo Legion 2 Pro0
- Black Shark 4 Akan Hadir Dengan Pengisian 140W0
- Kelebihan Prosesor Baru Snapdragon 8600
_Black11.png)









