- Kabar Duka, Sekjen PWI Zulmansyah Sekedang Meninggal Dunia
- WKC Open Championship II 2026 Sukses Digelar, Inkai Prestasi Sabet Juara Umum
- Di Hadapan Perwakilan 150 Negara, Dr. Syahrul Aidi Kecam Keras Tindakan Israel di Timur Tengah
- Sambu Group Satukan Petani dan Industri dalam Kenduri Kelapa 2026
- Mitra SPPG se-Inhil Turun Tangan Ringankan Luka Korban Kebakaran di Pulau Kijang
- Polres Inhil Amankan Pengedar Sabu dan Ekstasi di Keritang
- Lapas Tembilahan Gelar Bakti Sosial, Salurkan 17 Paket Sembako untuk Keluarga Warga Binaan
- Konflik Agraria Inhu Petani Sungai Raya dan Sekip Hilir, Adian Napitupulu: Jangan Tekan Masyarakat
- RSUD Tengku Sulung Ajak Semua Elemen Beri Dukungan Pemulihan untuk Korban Kebakaran Pulau Kijang
- Polda Riau Kukuhkan 23 Duta Anti Narkoba, Kapolda: Panipahan Jadi 'Wake-Up Call' Bersama
Pengurus Ditangkap, LSM George Soros Protes Junta Myanmar

kudeta-myanmar/kompas
Vokalonline.com - Dilansir dari CNN Indonesia -- Lembaga swadaya masyarakat (LSM) yang didirikan dermawan , Open Society Foundation, mendesak junta membebaskan perwakilan mereka di negara itu yang ditahan.Media masa pemerintah Myanmar melaporkan menahan seorang pengurus Open Society Myanmar dan masih mencari 11 karyawan lainnya lantaran dicurigai membiayai gerakan pembangkangan sipil."Open Society Foundation (OSF) sangat prihatin dengan laporan bahwa seorang anggota staf Open Society Myanmar telah ditahan di Myanmar," demikian isi pernyataan OSF yang dikirim melalui surel kepada , Rabu (17/3)."Kami mendesak untuk segera dibebaskan. Kami khawatir dengan laporan bahwa pihak berwenang berusaha menginterogasi anggota staf lainnya," lanjut isi pernyataan itu.
Berita Terkait :
- BIN Australia Memutuskan Setop Gunakan Ekstremisme Islam0
- Gadis Myanmar Tertembak Aparat Saat Sedang Berbelanja0
- Pria Bersenjata Ditangkap Dekat Rumah Wapres AS0
_Black11.png)









