- Bupati Asmar Lepas Calon Haji Meranti, Ingatkan Fokus Ibadah di Tanah Suci
- Polsek Tebing Tinggi Beraksi Berhasil Sikat Pengedar Sabu 18,87 Gram
- FORKI Riau Kirim 5 Karateka ke Kejurnas Bandung, TC Penuh Dimulai di GOR Rumbai
- JK, Kerusuhan Poso, dan Dramatisasi di Era Algoritma
- Hendry Munief: Lampung Tak Lagi Sekadar Gerbang, Kini Menuju Pusat Ekonomi
- Penguatan Kesiapsiagaan Hadapi Musim Kemarau dan El Nino, Pemerintah Gelar Apel Siaga Karhutla
- Diskusi dengan Wartawan, Syahrul Aidi Dorong Solusi Krisis Media Massa
- Gaungkan Semangat Hari Bumi, PEP Lirik Ajak Masyarakat Ubah Sampah Jadi Bernilai
- Pemkab Kuansing dan RAPP Perkuat Sinergi Percepatan Penurunan Stunting
- 21 Perkara Inkracht Dimusnakan Barang Bukti di Kejari Meranti
Pengurus JMSI Audiensi Dengan Kapolres Inhu, AKBP Dody: Media Harus Jadi Colling System

Inhu, VokalOnline.Com - Pengurus Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Kabupaten Indragiri hulu (Inhu)-Riau, Senin (2/10/2023) melakukan audiensi dengan Kapolres Inhu AKBP Dody Wirawijaya SIK, dalam kesempatan itu Kapolres Dody berharap agar media bisa menjadi Colling System (Pendingin,red) situasi Kamtibmas didaerah.
Bersama ketua JMSI Inhu Hotli Maruli Sirait SE MM saat itu, tampak sekretaris JMSI Inhu Argusyandra MS dan bendahara JMSI Inhu Fitri Aisyah serta sejumlah pengurus lainya.

"Kapolres merupakan pembina JMSI di tingkat Kabupaten, kami minta sumbang saran bapak Kapolres sebelum kami melangkah lebih lanjut di Inhu," kata ketua JMSI Inhu Hotli kepada Kapolres Dody.
Saat ini kata Hotli, ada 6 media siber yang tercatat sebagai anggota JMSI di Inhu dan jaringan JMSI di Provinsi Riau ada 180 media online yang tersebar di 12 Kabupaten kota di Riau. "JMSI adalah organisasi perusahaan pers yang bertujuan untuk menghidupkan bisnis media siber," ujar Hotli.
Semantara itu, Kapolres AKBP Wirawijaya SIK menyampaikan tentang pentingnya peran media dalam era demokrasi, namun demikian media haruslah bisa menjadi Colling System untuk menyukseskan pembangunan didaerah.
"Apalagi dalam pemilu serentak 2024 yang tahapannya sedang berjalan tahun 2023 ini, tentunya potensi kerawanan dan konflik maka diperlukan peran media khususnya JMSI menjadi Colling System," ucapnya.
JMSI Inhu diharapkan Kapolres, bisa menjadi penangkal politik identitas, politisasi SARA, berita hoaks, ujaran kebencian dengan dan menangkis pemanfaatan isu-isu yang dapat memecah belah, black campaign di gunakan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab. **
Berita Terkait :
- Harian Vokal Kunjungi PLN Cabang Pekanbaru, Fauzan: Media Mitra Kerja Kami0
- Plt Bupati Asmar Ikuti Peringatan Maulid Nabi di Masjid Al Falah0
- Asintel dan Asdatun Kejati Riau mengikuti kegiatan Sosialisasi Pelaksanaan Pengisian Survey0
- KEPALA KEJAKSAAN TINGGI RIAU TERIMA KUNJUNGAN KERJA DAN SEKALIGUS SILATURAHMI KETUA PENGADILAN0
- Kepala Kejaksaan Tinggi Riau Pimpin Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila0
_Black11.png)









