- Hendry Munief Dorong Pengusaha Muslimah Kembangkan Sektor UMKM dan Ekraf
- Reskrim Polsek Tebing Tinggi Amankan Pelaku Pencurian di Ruko Jalan Tanjung Harapan
- Sambut Hari Bhakti Pemasyarakatan ke-62, Lapas Tembilahan Gelar Donor Darah Bersama
- Polres Inhil Ungkap Kasus Peredaran Sabu di Batang Tuaka, Satu Pengedar Diamankan
- Polres Inhil Ungkap Kasus Peredaran Sabu, Seorang Pengedar Diamankan di Tembilahan
- Polsek Kempas Ungkap Kasus Narkotika di Desa Danau Pulai Indah, Satu Pelaku Diamankan
- Kabar Duka, Sekjen PWI Zulmansyah Sekedang Meninggal Dunia
- WKC Open Championship II 2026 Sukses Digelar, Inkai Prestasi Sabet Juara Umum
- Di Hadapan Perwakilan 150 Negara, Dr. Syahrul Aidi Kecam Keras Tindakan Israel di Timur Tengah
- Sambu Group Satukan Petani dan Industri dalam Kenduri Kelapa 2026
Perang vs Hamas Memanas, Israel Bombardir Masjid Tepi Barat Palestina

Gempuran Israel ke Jalur Gaza Palestina. (AP/Hatem Moussa)
Jakarta, VokalOnline.Com - Jet Israel melancarkan serangan udara ke sebuah masjid di Jenin, Tepi Barat, Palestina, pada Minggu (22/10).
Israel menuturkan serangan ke Masjid Al-Ansar itu ditujukan untuk "membunuh teroris" Hamas dan Jihad Islam.
"Masjid itu telah digunakan oleh teroris sebagai pusat komando untuk merencanakan serangan dan basis eksekusi mereka," bunyi pernyataan militer Israel.
"Mereka telah melakukan beberapa serangan teror selama beberapa bulan terakhir, dan sedang mengorganisir serangan teror tambahan dalam waktu dekat," ujar militer Israel menambahkan seperti dikutip AFP.
Militer Israel mengklaim para teroris itu berhasil "dinetralkan" usai melancarkan serangan udara ke Masjid Al-Ansar. Meski begitu, militer Israel tak memberikan rincian soal jumlah korban akibat serangannya itu, termasuk identitas "teroris" yang diklaim mereka.
Sementara itu, Direktur Bulan Sabit Merah di Jenin, Mahmoud Al-Saadi, mengatakan satu orang tewas dan tiga orang lainnya terluka akibat serangan itu.
Perang antara kelompok Hamas vs Israel memang terus memanas bahkan meluas sejak 7 Oktober lalu.
Salah satu yang memicu kecaman dunia adalah serangan ke Rumah Sakit Baptis Al Ahli di Jalur Gaza pada 17 Oktober lalu. Serangan itu menewaskan lebih dari 500 orang dan melukai ratusan lainnya.
RS Al Ahli telah dipakai warga Palestina di Gaza untuk berlindung dan mendapat perawatan di tengah peperangan. Sebab, Jalur Gaza, wilayah Palestina yang dikuasai Hamas, terus menjadi sasaran gempuran Israel sejak perang kembali pecah.
Tak cukup di Gaza, Israel juga mulai melancarkan beberapa serangan di Tepi Barat Palestina.
Puluhan orang dilaporkan tewas di Tepi Barat akibat serangan Israel sejak 7 Oktober lalu.(fit)**
Berita Terkait :
- Sekjen PBB soal Perang Hamas vs Israel: Perang Juga Punya Aturan0
- Kemlu RI Akui Penyaluran Bantuan Kemanusiaan ke Gaza Masih Sulit0
- Hamas Sambut Baik Dukungan dan Bantuan Rusia0
- Ultimatum Israel 6 Jam Buat Warga Gaza Mengungsi Sudah Selesai0
- Menjemput 3000 Kuota Studi di Jerman tiap tahun, Gubernur Riau digoreng Isu Karhutla0
_Black11.png)









