- Ketika Seragam Polri Basah Keringat Demi Rakyat, Sejumlah Jembatan Inhil Rampung Tanpa Kendala
- Bupati Asmar Lepas Calon Haji Meranti, Ingatkan Fokus Ibadah di Tanah Suci
- Polsek Tebing Tinggi Beraksi Berhasil Sikat Pengedar Sabu 18,87 Gram
- FORKI Riau Kirim 5 Karateka ke Kejurnas Bandung, TC Penuh Dimulai di GOR Rumbai
- JK, Kerusuhan Poso, dan Dramatisasi di Era Algoritma
- Hendry Munief: Lampung Tak Lagi Sekadar Gerbang, Kini Menuju Pusat Ekonomi
- Penguatan Kesiapsiagaan Hadapi Musim Kemarau dan El Nino, Pemerintah Gelar Apel Siaga Karhutla
- Diskusi dengan Wartawan, Syahrul Aidi Dorong Solusi Krisis Media Massa
- Gaungkan Semangat Hari Bumi, PEP Lirik Ajak Masyarakat Ubah Sampah Jadi Bernilai
- Pemkab Kuansing dan RAPP Perkuat Sinergi Percepatan Penurunan Stunting
PLN Paparkan Inisiatif dan Capaian Transisi Energi di COP 27 Mesir

VokalOnline.Com - Dalam pertemuan tingkat tinggi dunia ini, Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo menjabarkan komitmen perseroaan dalam transisi energi melalui sejumlah capaian selama dua tahun terakhir.
"Kami memiliki delapan inisiatif dalam transisi energi yang mana selama dua tahun terakhir ini sudah banyak progresnya. Sebagai tuan rumah presidensi KTT G20, Indonesia juga mengakselerasi beragam proyek energi bersih sebagai wujud komitmen Indonesia dalam mengurangi emisi karbon," ujar Darmawan.
Salah satu isu penting yang dibawa PLN dalam gelaran COP 27 adalah memensiunkan Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU). Untuk merealisasikan early retirement PLTU ini, PLN butuh dukungan global untuk mengakselerasi pencapaian target Net Zero Emission pada 2060.
"Pengurangan emisi karbon di Indonesia sama jumlahnya dengan emisi karbon di global. Untuk itu, PLN membuka ruang seluas luasnya dalam skema kerja sama, baik dari sisi investasi maupun pengembangan teknologi ramah lingkungan," kata Darmawan.
Upaya lain yang dilakukan PLN dalam mengurangi emisi karbon yakni penerapan teknologi co-firing atau mengganti sebagian batu bara dengan biomassa. Tujuannya, untuk menurunkan penggunaan batu bara pada pembangkit."Skema ini telah diimplementasikan di 33 PLTU dari 48 pembangkit yang tengah diujicoba," lanjut Darmawan.
PLN, kata Darmawan, akan mempercepat pembangunan pembangkit energi baru terbarukan (EBT). Dalam RUPTL 2021-2030, tambahan pembangkit energi baru terbarukan mencapai 20,9 GW atau porsinya akan mencapai 51,6 persen dari total kapasitas pembangkit baru
PLN juga terus berupaya mengembangkan ekosistem kendaraan listrik (electric vehicle/EV). Salah satunya dengan pengembangan stasiun pengisian kendaraan listrik umum (SPKLU) melalui konsep waralaba (franchise). SPKLU yang berasal dari kolaborasi berbagai pihak ini terbukti sangat diminati, puluhan badan usaha sudah melakukan pendaftaran.
"Pada intinya, kerja keras yang dilakukan PLN bukan hanya generasi saat ini saja, tapi untuk generasi anak cucu kita. Maka itu, PLN mengajak semua pihak untuk berkolaborasi dalam transisi energi bersih ini," kata Darmawan.**Syafira
Berita Terkait :
- Cegah PHK Massal Menperin Bentuk Satgas Pengamanan Industri Tekstil0
- Kebakaran Gudang PT Gudang Garam Tak Ganggu Produksi Rokok0
- Produsen Minyak Goreng Bantah Tudingan KPPU soal Rekayasa Harga0
- Harga Avtur Naik Nasib Harga Tiket Pesawat Bagaimana?0
- Puan Dinilai akan Teruskan Warisan Bung Karno Rawat Hubungan RI-Korsel0
_Black11.png)









