- Ketika Seragam Polri Basah Keringat Demi Rakyat, Sejumlah Jembatan Inhil Rampung Tanpa Kendala
- Bupati Asmar Lepas Calon Haji Meranti, Ingatkan Fokus Ibadah di Tanah Suci
- Polsek Tebing Tinggi Beraksi Berhasil Sikat Pengedar Sabu 18,87 Gram
- FORKI Riau Kirim 5 Karateka ke Kejurnas Bandung, TC Penuh Dimulai di GOR Rumbai
- JK, Kerusuhan Poso, dan Dramatisasi di Era Algoritma
- Hendry Munief: Lampung Tak Lagi Sekadar Gerbang, Kini Menuju Pusat Ekonomi
- Penguatan Kesiapsiagaan Hadapi Musim Kemarau dan El Nino, Pemerintah Gelar Apel Siaga Karhutla
- Diskusi dengan Wartawan, Syahrul Aidi Dorong Solusi Krisis Media Massa
- Gaungkan Semangat Hari Bumi, PEP Lirik Ajak Masyarakat Ubah Sampah Jadi Bernilai
- Pemkab Kuansing dan RAPP Perkuat Sinergi Percepatan Penurunan Stunting
Rupiah Lunglai ke Rp15.671 per Dolar AS Jelang Rilis Suku Bunga BI

VokalOnline.Com-- Nilai tukar rupiah berada di level Rp15.671 per dolar AS pada Kamis (17/11) pagi. Mata uang Garuda melemah 71 poin atau 0,46 persen dari perdagangan sebelumnya.
Mayoritas mata uang di kawasan Asia terpantau di zona merah. Baht Thailand melemah 0,16 persen, peso Filipina melemah 0,23 persen, won Korea Selatan melemah 0,62 persen, yuan China melemah 0,13 persen, dan ringgit Malaysia melemah 0,04 persen.
Dolar Singapura melemah 0,04 persen, yen Jepang menguat 0,04 persen, dan dolar Hong Kong menguat 0,02 persen pada pembukaan perdagangan pagi ini.
Sedangkan, mata uang utama negara maju kompak berada di zona merah. Tercatat euro Eropa melemah 0,15 persen, poundsterling Inggris melemah 0,10 persen, dan franc Swiss melemah 0,03 persen.
Lalu, dolar Australia melemah 0,12 persen, dan dolar Kanada melemah 0,11 persen.
Analis DCFX Lukman Leong memperkirakan rupiah akan kembali tertekan pada pembukaan hari ini karena dipengaruhi oleh sentimen negatif domestik seputar perlembatan ekonomi.
"Pelaku pasar menantikan keputusan Bank Indonesia yang diperkirakan akan menaikkan suku bunga sebesar 50 bps yang dikhawatirkan akan semakin menekan pertumbuhan ekonomi," ujarnya kepada CNNIndonesia.com.
Hari ini, Lukman memperkirakan rupiah bakal bergerak di rentang Rp15.600 per dolar AS - Rp15.700 per dolar AS.**Syafira
Berita Terkait :
- Jokowi Kembali Blusukan ke Pasar usai Tutup KTT G200
- Harga Emas Bisa Tembus Rp1 juta per Gram Akhir Tahun0
- Harga Kripto Kompak Kebakaran0
- Jokowi: 2,9 Miliar Orang di Dunia Tak Terhubung Internet0
- Jokowi dan Xi Jinping Nobar Uji Coba Kereta Cepat dari Bali Sore Ini0
_Black11.png)









