- Kontribusi Besar Alih Daya PDC dalam Mendukung Pemenuhan Kebutuhan Energi Bagi Negeri
- KNARA Gelar Rapat Akbar di Inhu, Konflik HTI dan HGU Jadi Perhatian
- Bupati Asmar Minta JCH Meranti Doakan Kebaikan untuk Daerah
- Kejari Meranti Kembali Galakkan Jaksa Masuk Sekolah Ajak Siswa Sadar Dengan Hukum
- Saat Wisuda Sekolah Wirausaha Aisyiyah Riau, Hendry Munief Sebut Perempuan Berpotensi Gerakkan UMKM
- Dumai Expo 2026: Promosi Daerah Bangkitkan Ekonomi dan Pariwisata
- Walikota Pimpin Upacara HUT Kota Dumai ke-27, Soroti Program Unggulan
- Pesan Menteri Nusron untuk Jajaran di Riau: Pemimpin Harus Memudahkan Pelayanan bagi Masyarakat
- Ketika Seragam Polri Basah Keringat Demi Rakyat, Sejumlah Jembatan Inhil Rampung Tanpa Kendala
- Bupati Asmar Lepas Calon Haji Meranti, Ingatkan Fokus Ibadah di Tanah Suci
Siak Sambut Mahasiswa KKN 514 , Mahasiswa Peduli Stunting

Pekanbaru, VokalOnline.Com - Kabupaten Siak bersiap menerima kehadiran 514 mahasiswa Universitas Riau yang tergabung dalam Mahasiswa Peduli Stunting (Penting) untuk program Kuliah Kerja Nyata bekerja sama dengan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional Kantor Perwakilan Riau.
Bupati Siak, Alfedri dalam proses serah terima di Pekanbaru, Senin mengatakan nantinya mereka akan bertugas menjalankan agenda kampanye peduli stunting. Para mahasiswa itu secara keseluruhan berjumlah 6.477 untuk Provinsi Riau dan ditempatkan di masing-masing kabupaten dan kota.
Untuk di Kabupaten Siak sendiri, sambung Alfedri, 514 mahasiswa itu akan dititipkan kepada masing-masing pemerintahan di tingkat kecamatan hingga kampung (desa) dan kelurahan. Makan dari itu, masing-masing camat, lurah, serta penghulu (kepala desa) diminta untuk bisa membimbing, memberikan arahan serta memfasilitasi mahasiswa.
"Khususnya terkait tugas penting mereka sebagai mahasiswa peduli stunting. Saya berharap adik-adik mahasiswa bisa berperan, bersinergi untuk memberikan pembinaan terkait stunting dan cara mengatasinya," kata bupati.
Disebutkannya, tahun persentase anak stunting di Kabupaten Siak sudah berkurang hingga 17 persen. Sementara untuk target Pemkab Siak pada tahun 2024 harus sudah di bawah angka 13 persen.
"Dengan jauh menurunnya jumlah bayi dan anak-anak yang masuk ke dalam stunting, kita berharap anak-anak Siak ke depannya semakin cerdas serta bisa bersaing dengan anak-anak lainnya. Karena stunting ini sangat berpengaruh kepada tumbuh kembang anak, termasuk perkembangan sel otaknya," jelasnya.
Sementara itu Rektor Universitas Riau Prof. Dr. Ir. Aras Mulyadi, M. Sc menjelaskan, program Kuliah Kerja Nyata UNRI tahun 2022 bertema balik kampung dengan fokus utama pemulihan transisi pasca pandemi COVID-19 19 dengan sasaran di 574 desa se-Provinsi Riau. **Fira
Berita Terkait :
- Hari Bhakti Adhyaksa Kejati Riau Dimeriahkan Sejumlah Perlombaan0
- Peringati Idul Adha, Ketua PKB Riau Abdul Wahid Sembelih 3 Ekor Sapi0
- Plt Bupati Kuansing Janji Bongkar Penikmat Hasil 500 Haktar Kebun Pemda selama 15 tahun0
- Aqzia Berqurban dengan Thema Qurban 1443H Meneladani KeIklasan Memupuk Kebersamaan0
- Kejati Riau Sembelih 6 Hewan Kurban0
_Black11.png)









