- Ketika Seragam Polri Basah Keringat Demi Rakyat, Sejumlah Jembatan Inhil Rampung Tanpa Kendala
- Bupati Asmar Lepas Calon Haji Meranti, Ingatkan Fokus Ibadah di Tanah Suci
- Polsek Tebing Tinggi Beraksi Berhasil Sikat Pengedar Sabu 18,87 Gram
- FORKI Riau Kirim 5 Karateka ke Kejurnas Bandung, TC Penuh Dimulai di GOR Rumbai
- JK, Kerusuhan Poso, dan Dramatisasi di Era Algoritma
- Hendry Munief: Lampung Tak Lagi Sekadar Gerbang, Kini Menuju Pusat Ekonomi
- Penguatan Kesiapsiagaan Hadapi Musim Kemarau dan El Nino, Pemerintah Gelar Apel Siaga Karhutla
- Diskusi dengan Wartawan, Syahrul Aidi Dorong Solusi Krisis Media Massa
- Gaungkan Semangat Hari Bumi, PEP Lirik Ajak Masyarakat Ubah Sampah Jadi Bernilai
- Pemkab Kuansing dan RAPP Perkuat Sinergi Percepatan Penurunan Stunting
Tak Boleh Naik Kereta, Calon Penumpang Argo Parahyangan Siram Petugas

Jakarta, VokalOnline.Com -- Seorang calon penumpang KA Argo Parahyangan tujuan Bandung menyiram petugas dengan makanan berkuah usai dilarang naik kereta karena belum menerima vaksin Covid-19 dosis ketiga (booster).Kahumas PT KAI Daop 1 Jakarta Eva Chairunisa mengatakan peristiwa itu terjadi pada Senin lalu (24/10).Awalnya, seorang calon penumpang yang akan menggunakan KA Argo Parahyangan tidak dapat melanjutkan proses boarding dan tidak diizinkan untuk naik kereta karena belum menerima booster vaksin."Tidak dapat menunjukkan berkas lain seperti surat keterangan dari rumah sakit pemerintah jika memang tidak dapat divaksin karena alasan medis," kata Eva dalam keterangan tertulis, Kamis (27/10),dilansir dari cnn indonesia.Setelah dijelaskan petugas, penumpang itu diarahkan untuk segera melakukan pembatalan tiket karena waktu terbatas paling lama 30 menit sebelum kereta berangkat.Pada saat di loket pembatalan, Eva menyebut petugas kembali menjelaskan mekanisme pembatalan dengan baik sesuai SOP."Namun secara tiba-tiba calon penumpang tersebut dengan sengaja menyiram petugas dengan makanan berkuah. Setelah melakukan perbuatan tersebut penumpang langsung pergi," katanya.Eva menyebut KAI Daop 1 Jakarta mengecam tindakan yang dilakukan oleh oknum penumpang tersebut. Menurutnya, petugas telah menjalankan fungsinya sesuai dengan SOP yang berlaku."KAI Daop 1 Jakarta menegaskan bahwa kelengkapan data vaksin merupakan salah satu persyaratan utama yang wajib dipenuhi oleh calon pengguna jasa," katanya.**Sytafira
Berita Terkait :
- Kapolri Terbitkan Telegram Tim Gabungan Usut Kasus Gagal Ginjal Akut0
- Dua Polisi Ditangkap di Nias Terkait Kasus Narkoba0
- Saksi Polisi Benarkan CCTV di Sekitar Rumah Sambo Tersambar Petir0
- Gabung NII, Suami Siti Elina Turut Jadi Tersangka Kasus Terorisme0
- Saksi Sebut Brigadir J Masih Hidup dalam Rekaman CCTV Jam 4-6 Sore0
_Black11.png)









