- Polres Indragiri Hilir Gelar Apel Gabungan Peringati Hari Buruh sedunia 2026
- Sindikat Narkoba Lintas Negara Dibekuk di Meranti, Polda Riau Sita 27 Kg Sabu
- Wawako Pekanbaru Markarius Anwar Tekankan Pentingnya Sinergi di ASWAKADA 2026
- Angggota DPR RI Hendry Munief Berikan Catatan Penting saat Musrenbang RKPD 2027 Pemprov Riau
- Pertandingan Tinju Menambah Semarak Hari Jadi Kota Dumai ke 27
- Kontribusi Besar Alih Daya PDC dalam Mendukung Pemenuhan Kebutuhan Energi Bagi Negeri
- KNARA Gelar Rapat Akbar di Inhu, Konflik HTI dan HGU Jadi Perhatian
- Bupati Asmar Minta JCH Meranti Doakan Kebaikan untuk Daerah
- Kejari Meranti Kembali Galakkan Jaksa Masuk Sekolah Ajak Siswa Sadar Dengan Hukum
- Saat Wisuda Sekolah Wirausaha Aisyiyah Riau, Hendry Munief Sebut Perempuan Berpotensi Gerakkan UMKM
Teguh Santosa dan Hendry Ch. Bangun Sepakat Kembalikan Marwah PWI

JAKARTA, VokalOnline.Com - Dua tokoh pers nasional, Teguh Santosa dan Hendry Ch. Bangun, bertemu dalam suasana hangat dan penuh keakraban seusai peluncuran buku "Margono Djojohadikusomo: Pejuang Ekonomi dan Pendiri BNI 46" di Bentara Budaya Kompas, Jakarta, Jumat (8/8/2025).
Margoni Djojohadikusumo adalah kakek Presiden Prabowo Subianto.
Dalam pertemuan tersebut, keduanya sepakat untuk bersama-sama berkontribusi dalam membesarkan dan mengembalikan marwah Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) sebagai organisasi profesi wartawan yang independen dan bermartabat.
Teguh Santosa yang menjabat sebagai Ketua Bidang Luar Negeri PWI pada periode 2013–2018 mengapresiasi kontribusi Hendry Ch. Bangun terhadap organisasi PWI dan dunia pers nasional, khususnya melalui peran Hendry di Dewan Pers sebagai anggota pada periode 2016–2019 dan Wakil Ketua pada periode 2019–2022.
"Pak Hendry adalah sosok yang konsisten menjaga etika dan profesionalisme pers. Kiprah beliau memberikan fondasi penting bagi kehidupan pers yang sehat," ujar Teguh.
Sementara itu, Hendry Ch. Bangun menyampaikan penghargaan atas kiprah Teguh Santosa dalam memperjuangkan kesejahteraan wartawan, antara lain melalui Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) yang dipimpinnya. Ia menilai JMSI di bawah kepemimpinan Teguh mampu menjadi bagian dari ekosistem pers yang profesional, sekaligus turut mendukung program-program strategis pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
"Perusahaan media harus dikelola secara profesional agar wartawan bisa bekerja secara sejahtera dan independen. Saya melihat Teguh membawa semangat itu dalam kiprahnya," ujar Hendry.
Teguh dan Hendry telah lama saling mengenal, terutama sejak keduanya berada dalam jajaran kepengurusan PWI. Keduanya menyatakan akan terus menjalin komunikasi intensif guna menemukan formula terbaik bagi penguatan organisasi PWI ke depan.
"Kami percaya bahwa PWI harus kembali menjadi rumah besar bagi wartawan Indonesia. Kami akan terus berdiskusi untuk merumuskan langkah terbaik," kata Teguh.(**)
Berita Terkait :
_Black11.png)









