- Diskusi dengan Wartawan, Syahrul Aidi Dorong Solusi Krisis Media Massa
- Gaungkan Semangat Hari Bumi, PEP Lirik Ajak Masyarakat Ubah Sampah Jadi Bernilai
- Pemkab Kuansing dan RAPP Perkuat Sinergi Percepatan Penurunan Stunting
- 21 Perkara Inkracht Dimusnakan Barang Bukti di Kejari Meranti
- 110 Jemaah Calon Haji Meranti Akan Berangkatkan Senin di Embarkasi Batam
- Rianto SH, MH Disorot, 70-an Peserta Ramaikan Seleksi KI Sumut 2026
- FORKI Riau Fokus TC Penuh Jelang Kejurnas Bandung, Perangkingan Atlet Digelar 26 April
- Temui Menteri ATR/BPN dan Dirjen Migas, Bupati Afni Perjuangkan Hak Rakyat Kandis dan Minas
- Pengedar Ganja di Banglas Dibekuk Berkat Layanan 110, Polisi Amankan BB dan Tes Urine Positif
- Stok BBM Kepulauan Meranti Aman, Warga Diimbau Beli di SPBU Sesuai Ketentuan UUD 1945
Wagubri Minta Kabupaten Langganan Kebakaran Lahan Berstatus Siaga Karhutla

Wakil Gubernur Riau Edy Natar Nasution
Pekanbaru, VokalOnline.Com - Wakil Gubernur Riau (Wagubri) Edy Natar Nasution, mendorong kabupaten kota di Riau yang daerahnya sudah ditemukan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) agar segera menetapkan status siaga darurat Karhutla.
Termasuk daerah-daerah yang selama ini menjadi langganan Karhutla. Sebab untuk penenatapan status siaga darurat Karthuta di tingkat provinsi Riau, syaratnya harus ada minimal dua kabupaten kota yang sudah menetapkan status siaga.
"Untuk menentukan status siaga di tingkat provinsi, itukan minimal harus ada dua kabupaten yang sudah menetapkan status siaga," kata Edy, Minggu (13/2/2022).
Memasuki awal tahun 2022, sejumlah wilayah di Riau sudah mulai mengalami Karhutla. Data dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Riau mencatat hingga saat ini sudah ada 91 hektare lahan di Riau yang terbakar di awal tahun 2022 ini.
Edy menegaskan, dengan penetapan status siaga darurat Karhutla, maka penanganan dan pecegahan bisa dilakukan dengan maksimal. Sebab semua bantuan bisa dikerahkan dan dimaksimalkan. Tidak hanya dari pemerintah daerah, namun juga pemerintah pusat.
"Tapi semua tergantung kepala daerahnya (bupati dan walikota). Kalau memang status itu ditetapkan, tentu ini akan menjadi evaluasi BPBD Riau untuk selanjutnya menjadi dasar penetapan status siaga di tingkat provinsi," katanya.**Vol/Jn
Berita Terkait :
- Gubernur : Covid-19 di Riau Masih Terkendali0
- Bupati Bengkalis Ikuti Senam Bersama Perwatusi di Pantai Lapin0
- Lurah Herdi Ajak Masyarakat Goro Dan Senam Bersama di Taman Penyu.0
- Beredar Akun Palsu Mengatasnamakan Bupati Bengkalis di Facebook0
- Pencari Pasir Hanyut di Sungai Kampar, Pencarian Belum Berhasil0
_Black11.png)









