- Bupati Asmar Minta JCH Meranti Doakan Kebaikan untuk Daerah
- Kejari Meranti Kembali Galakkan Jaksa Masuk Sekolah Ajak Siswa Sadar Dengan Hukum
- Saat Wisuda Sekolah Wirausaha Aisyiyah Riau, Hendry Munief Sebut Perempuan Berpotensi Gerakkan UMKM
- Dumai Expo 2026: Promosi Daerah Bangkitkan Ekonomi dan Pariwisata
- Walikota Pimpin Upacara HUT Kota Dumai ke-27, Soroti Program Unggulan
- Pesan Menteri Nusron untuk Jajaran di Riau: Pemimpin Harus Memudahkan Pelayanan bagi Masyarakat
- Ketika Seragam Polri Basah Keringat Demi Rakyat, Sejumlah Jembatan Inhil Rampung Tanpa Kendala
- Bupati Asmar Lepas Calon Haji Meranti, Ingatkan Fokus Ibadah di Tanah Suci
- Polsek Tebing Tinggi Beraksi Berhasil Sikat Pengedar Sabu 18,87 Gram
- FORKI Riau Kirim 5 Karateka ke Kejurnas Bandung, TC Penuh Dimulai di GOR Rumbai
Walkot Tangerang Sidak ke Dinas PUPR, Ngamuk Daftar Hadir PNS Tak Ada

Jakarta, VokalOnline.Com - Wali Kota Tangerang Arief Rachadiono Wismansyah melakukan inspeksi mendadak alias sidak ke sebuah kantor dinas pemerintah pada Selasa (1/11). Arief mendapati tidak ada daftar hadir atau presensi bagi PNS di kantor.
Kegiatan sidak itu direkam dan diunggah di media sosial TikTok Arief Wismansyah. Dikutip dari video, Arief disebutkan datang ke Kantor UPT Jalan dan Tata Air Wilayah Timur Dinas PUPR.
Arief tampak menghubungi kepala kantor tersebut dan menanyakan soal daftar hadir PNS. Ia mengatakan tidak ada pegawai di kantor yang bisa menunjukkan daftar hadir.
"Ini anak buah kamu saya tanya absen, enggak ada yang bisa nunjukkin. Absen kemana nih? Anak buah kamu pada absen enggak?" tanya Arief.
Tak terdengar jelas jawaban kepala kantor itu. Namun, Arief pun memberikan peringatan kepada kepala kantor tersebut karena tak bisa mengatur anak buah sendiri,dilansir dari cnn indonesia.
"Kalau kamu enggak bisa ngatur anak buah, kerja berantakan gini, nama kamu yang saya bikin keselip. Ini bagaimana administrasi kantor berantakan begini," ujarnya.
Selain itu, dalam video yang beredar, Arief juga menyoroti soal manajemen stok barang untuk perbaikan jalan dan drainase di wilayah kerja UPT tersebut.
Pegawai yang ditanya Arief soal stok barang tidak bisa menjawab karena mengaku belum mendapatkan laporan.
"Harusnya kan punya kartu stok di sini," ujar Arief.
Selanjutnya, Arief tampak menginstruksikan seluruh pegawai di kantor untuk keluar ruangan. Arief meminta mereka berbaris.
Ia pun mengingatkan para PNS tersebut untuk bekerja dengan benar. Ia menegaskan gaji PNS berasal dari uang warga.
"Masih mau kerja di sini engga? Kalau masih mau kerja di sini, tanggung jawab sama Kota Tangerang. Karena yang gaji kita semua itu masyarakat Kota Tangerang," tegasnya.**Syafira
Berita Terkait :
- NasDem Sentil Komunikasi Buruk Kemenkes-BPOM soal Kasus Ginjal Akut0
- Bappebti Respons soal Kripto Diatur OJK dalam RUU PPSK0
- Yuan Merosot Terus Menerus, Bank Sentral China Klaim Masih Stabil0
- Lagi, Crazy Rich Rusia Lepas Kewarganegaraan Protes Perang Putin0
- Korut Tembak 10 Rudal, Korsel Janji Kim Jong Un Bakal Terima Balasan0
_Black11.png)









