WNI Meninggal di Tokyo usai Ditahan Polisi Jepang, Apa Penyebabnya?

Publisher Vol/fit Internasional
25 Jan 2024, 22:47:39 WIB
WNI Meninggal di Tokyo usai Ditahan Polisi Jepang, Apa Penyebabnya?

Jakarta, VokalOnline.Com - Warga negara Indonesia (WNI) berinisial SAP meninggal pada Kamis (25/1) usai menjadi tahanan polisi Prefektur Tochigi, utara Tokyo, Jepang.

Laki-laki itu dilarikan ke rumah sakit usai dokter di kepolisian menemukan dia mengalami pembengkakan di sekujur tubuhnya pada Rabu sore, demikian dikutip dari Mainichi.

Dia juga dilaporkan tak bisa berjalan. Kemudian pada Kamis pukul 02.50 WNi tersebut meninggal.

Polisi Tochigi menahan WNI tersebut pada Oktober 2023 karena diduga mengemudi tanpa surat izin mengemudi (SIM) dan pelanggaran keimigrasian di negara itu.

Sejak penangkapan itu, dia mengeluh masalah kesehatan dan harus menemui dokter. Namun, polisi menganggap kondisi WNi itu tak memerlukan rawat inap berdasarkan pemeriksaan kesehatan.

Kepala kantor polisi di Tochigi Yoshinori Mimori meyakini petugas menangani situasi dengan tepat.

Duta Besar RI untuk Jepang, Heri Akhmadi menjelaskan dari informasi sementara pihak kepolisian, WNI 27 tahun asal Jawa Tengah meninggal dunia akibat menderita Covid-19.

"Almarhum sedang menjalani proses penyidikan polisi sejak November 2023 atas kasus mengendarai kendaraan tanpa izin dan pelanggaran keimigrasian dan menjalani penahanan di Penjara Sano," demikian keterangan dari Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Tokyo melalui rilis resmi yang diterima CNN Indonesia, Kamis (25/1).

"Jenazah almarhum SAP saat ini masih berada di Rumah Sakit Sano Ishikai. KBRI Tokyo tambah Dubes Heri, telah menghubungi pihak keluarga Almarhum di Indonesia untuk memberitahukan kabar duka ini termasuk membahas keputusan keluarga untuk pemakaman jenazah," lanjut keterangan tersebut.

KBRI di Tokyo juga telah meminta penjelasan dari Kepolisian Sano mengenai kronologi penyakit yg diderita SAP dan langkah-langkah perawatan yang telah dilakukan.

Pihak KBRI menerangkan bahwa SAP masih menjalani pemeriksaan sebelum meninggal sejak ditahan polisi Jepang pada November 2023 terkait masalah pelanggaran izin mengemudi dan keimigrasian.(fit)**

Berita Terkait :




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment