- Diskusi dengan Wartawan, Syahrul Aidi Dorong Solusi Krisis Media Massa
- Gaungkan Semangat Hari Bumi, PEP Lirik Ajak Masyarakat Ubah Sampah Jadi Bernilai
- Pemkab Kuansing dan RAPP Perkuat Sinergi Percepatan Penurunan Stunting
- 21 Perkara Inkracht Dimusnakan Barang Bukti di Kejari Meranti
- 110 Jemaah Calon Haji Meranti Akan Berangkatkan Senin di Embarkasi Batam
- Rianto SH, MH Disorot, 70-an Peserta Ramaikan Seleksi KI Sumut 2026
- FORKI Riau Fokus TC Penuh Jelang Kejurnas Bandung, Perangkingan Atlet Digelar 26 April
- Temui Menteri ATR/BPN dan Dirjen Migas, Bupati Afni Perjuangkan Hak Rakyat Kandis dan Minas
- Pengedar Ganja di Banglas Dibekuk Berkat Layanan 110, Polisi Amankan BB dan Tes Urine Positif
- Stok BBM Kepulauan Meranti Aman, Warga Diimbau Beli di SPBU Sesuai Ketentuan UUD 1945
200 Imam Masjid Paripurna Pekanbaru Bakal Divaksin

Vaksin Sinovac yang diberikan kepada masyarakat. IST
PEKANBARU (VOKALONLINE.COM) - Sebanyak 200 imam masjid di Pekanbaru bakal mendapatkan vaksin Covid-19. Tidak seperti vaksin yang digelar massal di hotel ataupun gedung olahraga, ratusan imam masjid paripurna itu akan divaksin di Rumah Sakit Hermina, Jalan Tuanku Tambusai.
Wali Kota Pekanbaru Firdaus menyebut vaksin Covid-19 untuk imam masjid ini digelar siang hari Ramadan. Alasannya para imam pada malam hari punya jadwal padat seperti Salat Isya dan Tarawih berjamaah.
"Makanya dilaksanakan Rabu siang di rumah sakit," kata Firdaus, Selasa petang, 20 April 2021.
Firdaus menjelaskan, rumah sakit menjadi lokasi pilihan untuk menjaga kesejukan vaksin. Selanjutnya memberikan kenyamanan kepada vaksinator yang harus memakai alat pelindung diri.
"Rumah sakit lebih dingin, apalagi siang puasa jadi lebih nyaman," kata Firdaus.
Sebagai informasi, masjid paripurna merupakan masjid yang dibangun Pemerintah Kota Pekanbaru di setiap kelurahan. Imamnya juga mendapatkan insentif dari pemerintah setempat.
Imam masjid paripurna diharap bisa menerapkan protokol kesehatan. Di antaranya mewajibkan jamaah memakai masker, menjaga jarak dan menyediakan alat cuci tangan di halaman masjid.
Vaksin imam ini merupakan program Pemerintah Kota Pekanbaru untuk mencapai target vaksinasi. Pekanbaru saat ini menargetkan 3.000 orang divaksin setiap hari pada tahun ini.
Firdaus menyebut masih punya waktu sekitar 7 bulan untuk mencapai target vaksin secara nasional. Pasalnya hingga kini masih ada 600.000 warga Pekanbaru belum divaksin.
"Saat ini untuk gelombang pertama totalnya 58.891, kemudian tahap dua 23.746. Dari jumlah itu ada 10.000 lebih lansia yang divaksin dari target sekitar 24.000 lebih," sebut Firdaus. (syu)
Berita Terkait :
- Pemkab Rohil Berlakukan PPKM Mikro 0
- Gawat, Angka Kematian Akibat Covid-19 di Riau Tertinggi di Sumatra0
- HMMM.....Gubernur Riau Juga Larang Masyarakat Mudik Lokal0
- Belasan Orang Serang Petugas Bea Cukai di Jalan Juanda Pekanbaru0
- Syamsuar Sebut Lonjakan Covid-19 di Riau Karena Hal Ini0
_Black11.png)









