- Reskrim Polsek Tebing Tinggi Amankan Pelaku Pencurian di Ruko Jalan Tanjung Harapan
- Sambut Hari Bhakti Pemasyarakatan ke-62, Lapas Tembilahan Gelar Donor Darah Bersama
- Polres Inhil Ungkap Kasus Peredaran Sabu di Batang Tuaka, Satu Pengedar Diamankan
- Polres Inhil Ungkap Kasus Peredaran Sabu, Seorang Pengedar Diamankan di Tembilahan
- Polsek Kempas Ungkap Kasus Narkotika di Desa Danau Pulai Indah, Satu Pelaku Diamankan
- Kabar Duka, Sekjen PWI Zulmansyah Sekedang Meninggal Dunia
- WKC Open Championship II 2026 Sukses Digelar, Inkai Prestasi Sabet Juara Umum
- Di Hadapan Perwakilan 150 Negara, Dr. Syahrul Aidi Kecam Keras Tindakan Israel di Timur Tengah
- Sambu Group Satukan Petani dan Industri dalam Kenduri Kelapa 2026
- Mitra SPPG se-Inhil Turun Tangan Ringankan Luka Korban Kebakaran di Pulau Kijang
38 Pelajar Positif Covid-19, Bagaimana Nasib PTM Pekanbaru

PEKANBARU, VokalOnline.Com - Sebanyak 38 pelajar di Kota Pekanbaru terkonfirmasi Covid-19. Jumlah itu merupakan peserta didik di 14 sekolah menengah pertama (SMP) sehingga pembelajaran tatap muka (PTM) di sana dihentikan sementara.
Banyaknya pelajar terkonfirmasi membuat Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru memberikan rekomendasi agar PTM dilakukan evaluasi oleh Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Pemerintah Kota Pekanbaru.
Selain itu, Kepala Dinas Kesehatan dr Zaini Rizaldi meminta Satgas Covid-19 di sekolah memperketat lagi protokol kesehatan. Pasalnya di lapangan, masih ada temuan Satgas sekolah tidak menjalankan dengan ketat.
"Anak-anak ini kan memang sulit memantau mereka atau persatu, memantau mereka interaksi sedang makan, ini kita harus lebih ketat lagi sehingga perlu evaluasi," kata Zaini, Jum'at malam, 11 Februari 2022.
Terkait evaluasi PTM, Zaini menyerahkan kepada dinas pendidikan yang punya wewenang. Sebab, dinas kesehatan sifatnya menghimbau soal protokol kesehatan dan memeriksa kalau ada pelajar terkonfirmasi.
"Kalau kita tidak memperhatikan prokes, potensi bertambah tetap ada," ucap Zaini.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru, Ismardi Ilyas menyebut sekolah yang peserta didiknya terkonfirmasi akan tutup tiga hari.
"Setelah sterilisasi, anak-anak sekolah lagi karena belum ada aturan lain," kata Ismardi.
Mengenai evaluasi PTM yang diusulkan dinas kesehatan, Ismardi menyebut akan dibahas oleh Satgas Covid-19 Pemerintah Kota Pekanbaru.
"Nanti yang memutuskan adalah kepala daerah," kata Ismardi. (syu)
Berita Terkait :
- 38 Pelajar di Pekanbaru Positif Covid-19, 14 SMP Tutup Sementara0
- Membanggakan! Wagubri: Belum Tempati Rumdis, Kapolda Riau Sudah Tunjukkan Prestasi0
- Alex Kurniawan Berpeluang Tempati Kursi Kadiskominfo Riau0
- Nadiem Makarim Sebut Indonesia Masuki Masa Krisis Pembelajaran0
- Mahasiswi Unri Terisak Ceritakan Kelakuan Dekan Fisip Pada Dirinya0
_Black11.png)









