- Pemkab Siak dan Utusan Presiden Luruskan Informasi Dokter Spesialis, Pelayanan Harus Tetap Berjalan
- Hendry Munief Dorong Pengusaha Muslimah Kembangkan Sektor UMKM dan Ekraf
- Reskrim Polsek Tebing Tinggi Amankan Pelaku Pencurian di Ruko Jalan Tanjung Harapan
- Sambut Hari Bhakti Pemasyarakatan ke-62, Lapas Tembilahan Gelar Donor Darah Bersama
- Polres Inhil Ungkap Kasus Peredaran Sabu di Batang Tuaka, Satu Pengedar Diamankan
- Polres Inhil Ungkap Kasus Peredaran Sabu, Seorang Pengedar Diamankan di Tembilahan
- Polsek Kempas Ungkap Kasus Narkotika di Desa Danau Pulai Indah, Satu Pelaku Diamankan
- Kabar Duka, Sekjen PWI Zulmansyah Sekedang Meninggal Dunia
- WKC Open Championship II 2026 Sukses Digelar, Inkai Prestasi Sabet Juara Umum
- Di Hadapan Perwakilan 150 Negara, Dr. Syahrul Aidi Kecam Keras Tindakan Israel di Timur Tengah
Alhamdulillah, Banjir dan Longsor di Kabupaten Ponorogo Nihil Korban Jiwa

Jakarta, VokalOnline.Com – Banjir dan longsor dilaporkan melanda Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur. Peristiwa terjadi setelah hujan dengan intensitas tinggi melanda kawasan tersebut pada Minggu (13/2) pukul 22.00 WIB.
Sebanyak 15 unit rumah terendam, dan 2 lainnya roboh tertimpa material longsor. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Ponorogo melaporkan tidak ada korban jiwa akibat peristiwa tersebut.
Material longsor sempat menutup badan jalan dan menimbulkan kemacetan. Namun tidak lama berselang BPBD bersama TNI/Polri, relawan, dan instansi terkait serta warga sekitar langsung membersihkan material longsor.
Menurut salah satu staf Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BPBD Kabupaten Ponorogi, Dwi Wijayanto, kondisi di lapangan sudah kembali kondusif.
"Saat ini kondisi aman dan terkendali," jelas Dwi yang memberikan keterangan melalui pesan singkat.
Prakiraan cuaca BMKG hingga Senin (21/2) mendatang, provinsi Jawa Timur berpotensi mengalami hujan lebat disertai angin kencang. Sementara untuk Kabupaten Ponorogo berpotensi mengalami hujan ringan sampai sedang dengan periode yang sama.
Menyikapi hal tersebut, BNPB mengimbau kepada pemerintah daerah dan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan menyiapkan langkah-langkah mitigasi untuk menghadapi potensi bahaya bencana hidrometeorologi.
"Apabila terjadi hujan lebat dengan durasi lama, maka warga di daerah aliran sungai dan yang berada di lereng diimbau untuk waspada dan melakukan evakuasi mandiri apabila diperlukan," jelas Dwi.***
Berita Terkait :
- Penambangan Pasir Laut PT Logo Mas di Pulau Rupat Hilangkan Pulau-pulau Kecil0
- Pahami Apa itu Vaksin Booster serta Efek Sampingnya0
- Ini dia 5 Rekomendasi Film Romantis yang Cocok Ditonton di Hari Valentine0
- Teknologi menjadi salah satu cara perangi COVID-190
- PM Hungaria: Invasi Rusia Akan Buat Jutaan Warga Ukraina Mengungsi0
_Black11.png)









