- Pemkab Kuansing dan RAPP Perkuat Sinergi Percepatan Penurunan Stunting
- 21 Perkara Inkracht Dimusnakan Barang Bukti di Kejari Meranti
- 110 Jemaah Calon Haji Meranti Akan Berangkatkan Senin di Embarkasi Batam
- Rianto SH, MH Disorot, 70-an Peserta Ramaikan Seleksi KI Sumut 2026
- FORKI Riau Fokus TC Penuh Jelang Kejurnas Bandung, Perangkingan Atlet Digelar 26 April
- Temui Menteri ATR/BPN dan Dirjen Migas, Bupati Afni Perjuangkan Hak Rakyat Kandis dan Minas
- Pengedar Ganja di Banglas Dibekuk Berkat Layanan 110, Polisi Amankan BB dan Tes Urine Positif
- Stok BBM Kepulauan Meranti Aman, Warga Diimbau Beli di SPBU Sesuai Ketentuan UUD 1945
- Pasutri Diringkus Sat Resnarkoba Polres Kep Meranti, Diduga Jadi Pengedar Ekstasi
- Pemkab Siak dan Utusan Presiden Luruskan Informasi Dokter Spesialis, Pelayanan Harus Tetap Berjalan
Bupati Catur Sugeng: Kami Komit Melestarikan Adat
Resmikan Balai Adat Kenegarian Sekijang

H Catur Sugeng Susanto Datuk Rajo Batuah
SEKIJANG (VOKALONLINE.COM)- Peran Ninik mamak dalam pembangunan kemasyarakatan tidak dapat kita pungkiri, karena Ninik mamak selaku mitra pemerintah sangat berperan dalam memberikan kontribusi pembangunan sosial kemasyarakatan.
“Kami sangat berkomitmen dalam melestarikan adat, apresiasi dan atensi yang tinggi kami berikan kepada ninik mamak, sesuai dengan semboyan yang erat kita pegang tali bapilin tigo, tigo tungku sajoghangan, mari kita sinergikan dalam membangun Kabupaten Kampar, mari basamo mambolo nagoghi” ujar Catur
Demikian dikatakan Datuok Rajo Batuah Catur Sugeng Susanto SH pada acara peresmian Balai Adat kenegarian sekijang yang diadakan di Balai Adat Desa Sekijang Ahad, beberapa waktu lalu.

Hadir pada kesempatan tersebut Camat Tapung Hilir Hadi Nur, Para Ninik mamak kenegarian Sekijang, kepala Desa Sekijang Ahmad Taridi, Alim Ulama, tokoh masyarakat, Lembaga adat kenegarian Tapung, ketua MUI Tapung Hilir, anak kemanakan dari berbagai persukuan di Desa Sekijang Kecamatan Tapung Hilir.
Kedatangan Bupati Kampar disambut meriah oleh masyarakat dengan musik tradisional Gubano dan pencak silat yang dilanjutkan dengan pembukaan selubung Papan nama Balai adat kenegarian Sekijang.
“Kami sangat komit dengan pembangunan, insyaallah kami akan melakukannya dengan adil dan proporsional, yang insyaallah ini akan dapat kita realisasikan,” kata Catur Sugeng Susanto.
Atas aspirasi masyarakat seperti Balai Adat, gedung serba guna dan jembatan Alhamdulillah sudah dapat kita nikmati, tentunya kita lakukan secara bertahap karena semua harus dilakukan pemerataan pembangunan, dan untuk tahun ini pembangunan terus kita lakukan di Kabupaten Kampar khususnya di Desa Sekijang Kecamatan Tapung Hilir.
"Mari kita jaga kebersamaan yang sudah terbangun, sehingga cita-cita dan kesejahteraan dapat kita wujudkan,” ujar Catur.
Tokoh masyarakat Desa Sekijang Jon Kennedy Datuok Bandaro Mudo dalam sambutan menyatakan Balai Adat dibangun tahun 2019 bersamaan dengan gedung serbaguna, aspal dan jembatan.
"Jadwal ini telah lama di agendakan” Kata Jon Kennedy yang merupakan Pucuk Adat Kenegarian Sekijang.
Desa ini merupakan desa tertua di Kecamatan Tapung Hilir, yang dulunya bergabung dengan kerajaan Siak, sampai saat ini telah dimekarkan menjadi 16 desa, namun belum begitu maju sebagaimana desa yang lahir dari desa Sekijang.
"Belum ada jalan poros, kami sangat yakin dengan kepemimpinan Catur Sugeng Susanto hal ini dapat di realisasikan dan kami sangat komitmen dalam menyukseskan pembangunan,” kata Jon Kennedy.
Sementara itu Ketua Panitia Wal Asri menyatakan Hampir 100 tahun lamanya Alhamdulillah pada hari ini langsung diresmikan oleh bupati Kampar, kedatangan beliau tentunya bukan saja untuk meresmikan namun lebih dari itu dalam mejalin silaturrahmi, ini tak lain karena komitmen beliau terhadap pembangunan kemasyarakatan.
"Semoga beliau senantiasa tetap diberikan kesehatan dan keselamatan dalam membangun Kabupaten Kampar, kami sangat berterima kasih atas kedatangan dalam menjemput aspirasi dan jalinan silaturahmi ini,” kata Wal Asri. (sumber: DiskominfoKampar/Prot-dokpim)***
Berita Terkait :
- Danramil 07/Kampar Kapten Inf Asril Samik Bantu Korban Kebakaran Sawah Baru0
- Massa Ceburkan Mobil Diduga Plat Merah ke Sungai Kampar, Punya Siapa?0
- Membanggakan, Sungai Petai Jadi Desa Digital Pertama di Sumatera0
- JMS Positif, Banyak Siswa Bercita-cita Jadi Jaksa0
- Kampar Targetkan Penurunan Stunting 14 Persen0
_Black11.png)









