- Kabar Duka, Sekjen PWI Zulmansyah Sekedang Meninggal Dunia
- WKC Open Championship II 2026 Sukses Digelar, Inkai Prestasi Sabet Juara Umum
- Di Hadapan Perwakilan 150 Negara, Dr. Syahrul Aidi Kecam Keras Tindakan Israel di Timur Tengah
- Sambu Group Satukan Petani dan Industri dalam Kenduri Kelapa 2026
- Mitra SPPG se-Inhil Turun Tangan Ringankan Luka Korban Kebakaran di Pulau Kijang
- Polres Inhil Amankan Pengedar Sabu dan Ekstasi di Keritang
- Lapas Tembilahan Gelar Bakti Sosial, Salurkan 17 Paket Sembako untuk Keluarga Warga Binaan
- Konflik Agraria Inhu Petani Sungai Raya dan Sekip Hilir, Adian Napitupulu: Jangan Tekan Masyarakat
- RSUD Tengku Sulung Ajak Semua Elemen Beri Dukungan Pemulihan untuk Korban Kebakaran Pulau Kijang
- Polda Riau Kukuhkan 23 Duta Anti Narkoba, Kapolda: Panipahan Jadi 'Wake-Up Call' Bersama
Diterjang Angin Kencang 73 Gardu Listrik di Samosir Rusak

ilustrasi gardu listrik/Media Indonesia
Vokalonline.com - Dilansir dari CNN Indonesia -- Cuaca ekstrem berupa angin kencang di Kabupaten Samosir, Sumatera Utara, yang terjadi sejak Rabu (31/3) dini hari, membuat puluhan bangunan dan jaringan listrik mengalami kerusakan.
Manager PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Pematangsiantar, Sumut, Joymart Sihaloho mengatakan hingga saat ini petugas bekerja sama dengan pihak yang terkait terus melakukan upaya pemulihan.
"Akibat angin kencang sejak dini hari, jaringan listrik PLN di beberapa titik mengalami kerusakan. Petugas hingga saat ini terus melakukan pengamanan aset agar tidak membahayakan masyarakat serta upaya pemulihan" kata Joymart, Kamis (1/4).
Berdasarkan data, terdapat 73 gardu yang masih padam di Kecamatan Harian, Kecamatan Sianjur Mulamula, sebagian Kecamatan Pangururan, Kecamatan Onan Runggu serta Kecamatan Palipi.
"Hingga semalam sore, PLN baru memulihkan 50 persen pasokan listrik di Kabupaten Samosir. Saat ini pemulihan listrik masih terus diupayakan," kata dia.
Joy menjelaskan proses pemulihan jaringan listrik terkendala cuaca yang masih cukup ekstrem. Hingga saat ini, ungkapnya, kondisi angin masih sangat kencang.
"Namun, kami terus memulihkan pasokan listrik secara bertahap," tutup Joy.
(fnr/arh)
Berita Terkait :
- Kutub Utara Menjadi Lokasi Latihan Perang Rusia0
- TOK WAN HARIA MENUNGGU RINDU0
- Mabes Polri Diserang, Terdengar Beberapa Kali Tembakan0
- Transaksi di PayPal Bisa Bayar Pakai Uang Kripto0
- Khofifah Minta Warga Jatim Untuk Tidak Mudik0
_Black11.png)









