- Konflik Agraria Inhu Petani Sungai Raya dan Sekip Hilir, Adian Napitupulu: Jangan Tekan Masyarakat
- RSUD Tengku Sulung Ajak Semua Elemen Beri Dukungan Pemulihan untuk Korban Kebakaran Pulau Kijang
- Polda Riau Kukuhkan 23 Duta Anti Narkoba, Kapolda: Panipahan Jadi 'Wake-Up Call' Bersama
- Polres Meranti Berhasil Ciduk Oknum Guru Pencabulan Anak di Bawah Umur
- Pilkades Meranti 2026–2027 Digelar, Dinas PMD Ajak Warga Tak Takut Maju Jadi Kepala Desa
- Bupati Meranti Teken Kerja Sama dengan IBT Pelita Indonesia, Dorong SDM Unggul Berbasis Teknologi
- Kejari Meranti Kembali Gadangkan Program Jaksa Masuk Sekolah
- Kejari Meranti Tingkatkan Pelayanan Disiplin Semua Jaksa Lengkap
- BPS Meranti Lakukan Mutahir Data Sukseskan Sensus Ekonomi Tahun 2026
- Tidak Terlalu Mewah SMK Buat Perpisahan Sederhana Sesuai Aturan Pemerintah
RSUD Tengku Sulung Ajak Semua Elemen Beri Dukungan Pemulihan untuk Korban Kebakaran Pulau Kijang

PULAU KIJANG - Jajaran Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tengku Sulung menyalurkan bantuan bagi korban kebakaran di Pulau Kijang, Kecamatan Reteh, Kabupaten Indragiri Hilir, Riau.
Dipimpin langsung oleh Direktur RSUD Tengku Sulung, dr. Rahmat Susanto, bantuan diserahkan kepada Lurah Pulau Kijang, Kamis (16/4/2026) siang.
"Alhamdulillah, bantuan untuk korban kebakaran dari keluarga besar jajaran RSUD Tengku Sulung Pulau Kijang sudah kita hantarkan melalui Pak Lurahnya," ujar dr. Rahmat kepada awak media.
Ia menegaskan, bantuan berupa uang tunai dan pakaian layak pakai tersebut merupakan wujud kepedulian sosial seluruh jajaran RSUD Tengku Sulung terhadap warga yang tertimpa musibah.
"Bantuan ini merupakan wujud kepedulian sosial antar sesama manusia dari seluruh jajaran RSUD Tengku Sulung untuk korban yang mengalami musibah kebakaran," tambahnya.
Terkait nominal bantuan, pihak RSUD Tengku Sulung memilih untuk tidak mempublikasikannya.
Peristiwa kebakaran sendiri terjadi pada Rabu, 8 April 2026, sekitar pukul 11.00 WIB. Kedatangan rombongan RSUD Tengku Sulung disambut hangat oleh masyarakat setempat.
dr. Rahmat berharap para korban diberi ketabahan dan mengajak semua pihak terus memberi dukungan agar bangkit pasca musibah.
"Kita berharap dari peristiwa ini bisa jadi pelajaran berharga untuk kita semuanya. Bahwa tidak ada manusia yang berharap atas terjadinya suatu musibah, sebab musibah juga merupakan ujian dari Maha Pencipta yang tak bisa dihindarkan," tuturnya.(*)
Berita Terkait :
- 20 Polsek di Riau Tak Berwenang Lagi Tangani Perkara Pidana0
- IRT di Kempas Jadi Korban Pembunuhan Gara-gara Buah Sawit Busuk0
_Black11.png)









