- Hendry Munief Dorong Pengusaha Muslimah Kembangkan Sektor UMKM dan Ekraf
- Reskrim Polsek Tebing Tinggi Amankan Pelaku Pencurian di Ruko Jalan Tanjung Harapan
- Sambut Hari Bhakti Pemasyarakatan ke-62, Lapas Tembilahan Gelar Donor Darah Bersama
- Polres Inhil Ungkap Kasus Peredaran Sabu di Batang Tuaka, Satu Pengedar Diamankan
- Polres Inhil Ungkap Kasus Peredaran Sabu, Seorang Pengedar Diamankan di Tembilahan
- Polsek Kempas Ungkap Kasus Narkotika di Desa Danau Pulai Indah, Satu Pelaku Diamankan
- Kabar Duka, Sekjen PWI Zulmansyah Sekedang Meninggal Dunia
- WKC Open Championship II 2026 Sukses Digelar, Inkai Prestasi Sabet Juara Umum
- Di Hadapan Perwakilan 150 Negara, Dr. Syahrul Aidi Kecam Keras Tindakan Israel di Timur Tengah
- Sambu Group Satukan Petani dan Industri dalam Kenduri Kelapa 2026
Dokter Anestesi Palestina Lulusan UNS RI Tewas Kena Bombardir Israel

Puluhan tenaga medis termasuk dokter di Jalur Gaza Palestina tewas akibat gempuran Israel sejak perang dengan Hamas pada 7 Oktober lalu. (AFP/SAID KHATIB)
Jakarta, VokalOnline.Com - Seorang dokter anestesi Palestina lulusan universitas di Indonesia, Mueen Al Shurafa, tewas akibat serangan Israel di Jalur Gaza.
Kabar duka itu disampaikan Aan Kusumandaru dalam unggahannya di X pada Senin (6/11). Aan diketahui merupakan rekan satu almamater Al Shurafa.
"Innalillahi wainaillahirajiun. Telah berpulang dr Mueen Al Shurafa, spesialis anestesi palestine lulusan indonesia," kata Aan dalam akun X pribadinya.
Menurut Aan, rumah rekan sejawatnya itu terkena bom pasukan Israel yang masih melancarkan gempuran membabi buta ke Jalur Gaza imbas perangnya dengan Hamas sejak 7 Oktober lalu.
Aan pun membagikan percakapan terakhirnya dengan sang dokter kala kondisi internet di daerah kantong itu membaik usai sempat terputus.
Pada 27 Oktober, jaringan komunikasi di Gaza mati total seiring dengan pernyataan Israel yang hendak memulai serangan intensif di darat dan udara Gaza. Beberapa hari berikutnya komunikasi baru perlahan pulih.
Mueen Al Shurafa merupakan lulusan Universitas Negeri Sebelas Maret (UNS) Solo. Dikutip dari detikJateng, nama aslinya ialah Elshurafa Mueen Zayed.
Ia kelahiran 1970, yang berkuliah di program studi Anestesiologi dan Reanimasi, Fakultas Kedokteran UNS tahun 2013. Al Shurafa lulus dari UNS pada 2018 dan kembali ke Palestina untuk mengabdikan diri sebagai dokter.
Statusnya sebagai lulusan UNS ini juga telah dikonfirmasi oleh pihak UNS.
"Iya, beliau lulusan sini anestesi," kata Dekan Fakultas Kedokteran UNS, Reviono, saat dikonfirmasi detikJateng.
Korban tewas akibat agresi brutal Israel di Jalur Gaza, Palestina, selama satu bulan terakhir telah melebihi jumlah korban meninggal dunia dalam perang Rusia vs Ukraina yang berlangsung pecah 2022 lalu.
Per Senin (7/11), Kementerian Kesehatan Gaza melaporkan sebanyak 10.022 warga Palestina tewas imbas serangan Israel di Gaza, dengan 4.104 di antaranya merupakan anak-anak dan 2.641 lainnya perempuan.(fit)**
Berita Terkait :
- Seberapa Kuat Hamas Bertahan Melawan Gempuran Israel di Gaza?0
- DK PBB Gelar Rapat Hari Ini agar Israel Setop Gempur Gaza0
- PM Anwar Ibrahim Bertemu Erdogan, Bahas Palestina Sampai 2 Jam0
- Bantuan dari Mesir Masuk Jalur Gaza, AS Desak Perbatasan Tetap Terbuka0
- Perang vs Hamas Memanas, Israel Bombardir Masjid Tepi Barat Palestina0
_Black11.png)









