- Polres Inhil Ungkap Kasus Narkotika di Hotel Grand Tembilahan, Satu Pengedar Diamankan
- Polres Indragiri Hilir Gelar Apel Gabungan Peringati Hari Buruh sedunia 2026
- Sindikat Narkoba Lintas Negara Dibekuk di Meranti, Polda Riau Sita 27 Kg Sabu
- Wawako Pekanbaru Markarius Anwar Tekankan Pentingnya Sinergi di ASWAKADA 2026
- Angggota DPR RI Hendry Munief Berikan Catatan Penting saat Musrenbang RKPD 2027 Pemprov Riau
- Pertandingan Tinju Menambah Semarak Hari Jadi Kota Dumai ke 27
- Kontribusi Besar Alih Daya PDC dalam Mendukung Pemenuhan Kebutuhan Energi Bagi Negeri
- KNARA Gelar Rapat Akbar di Inhu, Konflik HTI dan HGU Jadi Perhatian
- Bupati Asmar Minta JCH Meranti Doakan Kebaikan untuk Daerah
- Kejari Meranti Kembali Galakkan Jaksa Masuk Sekolah Ajak Siswa Sadar Dengan Hukum
Efisiensi Anggaran Tanpa Mengorbankan Kualitas, Backstagers Indonesia Siap Kawal Kebijakan Industri

Menteri Ekonomi Kreatif, Teuku Riefky Harsya saat menghadiri pelantikan DPP Backstagers
JAKARTA, VokalOnline.Com - Industri event bukan sekadar pengeluaran, tetapi merupakan instrumen investasi yang dapat menggerakkan roda perekonomian.
Dalam acara pelantikan kepengurusan baru, Backstagers Indonesia menegaskan pentingnya pendekatan strategis dalam efisiensi anggaran, agar penghematan tidak berdampak negatif pada keberlanjutan industri event.
Ketua Umum Backstagers Indonesia, Andro Rohmana, menyoroti bahwa tiap satu rupiah yang diinvestasikan dalam event mampu menghasilkan 2,6 kali lipat kontribusi ekonomi di daerahnya (studi Oxford Economics). Selain itu, industri kreatif secara keseluruhan telah menyerap 278 ribu lapangan pekerjaan dan menyumbang Rp120 triliun terhadap PDB Indonesia pada 2017.
"Dengan data ini, sudah saatnya pemerintah dan stakeholder melihat event sebagai instrumen investasi, bukan beban anggaran," ujar Andro.
"Kami ingin terlibat dalam pembahasan kebijakan agar penghematan anggaran tidak justru merugikan industri yang memiliki dampak ekonomi luas."
Untuk mendukung perumusan kebijakan berbasis data, Backstagers Indonesia telah menjalin kerja sama dengan LPEM UI guna melakukan riset mendalam terkait industri event di Indonesia. Hasil penelitian ini akan menjadi landasan bagi pengembangan standar nasional dalam penyelenggaraan event, sehingga setiap acara yang digelar di Indonesia memiliki kualitas yang kompetitif di tingkat global.
Menteri Ekonomi Kreatif, Teuku Riefky Harsya, menyatakan bahwa pemerintah siap berkolaborasi dengan Backstagers Indonesia untuk memastikan kebijakan yang lebih mendukung industri event. "Kami ingin kebijakan yang diterapkan dapat memperkuat industri event sebagai mesin penggerak ekonomi dan sumber penciptaan lapangan kerja," katanya.
Ketua DPD Backstagers indonesia Riau, Ardy Satya Maross menegaskan siap menyukseskan program kerja DPP Backstagers di Riau dengan menjalin kolaborasi bersama Pemerintah Provinsi Riau dan Pemerintah Kabupaten.
"Backstagers Riau siap ikut menumbuhkan ekonomi daerah melalui kolaborasi dengan Pemerintah dan sektor swasta, " tegasnya, Jumat (28/2/2025).
Berita Terkait :
_Black11.png)









