- Sindikat Narkoba Lintas Negara Dibekuk di Meranti, Polda Riau Sita 27 Kg Sabu
- Wawako Pekanbaru Markarius Anwar Tekankan Pentingnya Sinergi di ASWAKADA 2026
- Angggota DPR RI Hendry Munief Berikan Catatan Penting saat Musrenbang RKPD 2027 Pemprov Riau
- Pertandingan Tinju Menambah Semarak Hari Jadi Kota Dumai ke 27
- Kontribusi Besar Alih Daya PDC dalam Mendukung Pemenuhan Kebutuhan Energi Bagi Negeri
- KNARA Gelar Rapat Akbar di Inhu, Konflik HTI dan HGU Jadi Perhatian
- Bupati Asmar Minta JCH Meranti Doakan Kebaikan untuk Daerah
- Kejari Meranti Kembali Galakkan Jaksa Masuk Sekolah Ajak Siswa Sadar Dengan Hukum
- Saat Wisuda Sekolah Wirausaha Aisyiyah Riau, Hendry Munief Sebut Perempuan Berpotensi Gerakkan UMKM
- Dumai Expo 2026: Promosi Daerah Bangkitkan Ekonomi dan Pariwisata
Fakta Pelaku Bom Katedral

bom-katedral-makassar/kompas
Vokalonline.com - Dilansir dari CNN Indonesia -- yang diduga dilakukan oleh kelompok teroris Jamaah Ansharut Daulah () meledak dengan kekuatan besar di depan gereja Katedral, , Sulawesi Selatan pada Minggu (28/3) pagi.Mereka terdiri dari satu orang laki-laki dan satu perempuan. Selain itu, seorang satpam gereja turut menjadi korban dan mengalami luka-luka akibat mengadang pelaku memasuki area gereja."Pelaku merupakan bagian dari kelompok JAD yang pernah melakukan pengeboman di Jolo Filipina," kata Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo saat mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) tadi malam.Peristiwa itu pun mengakibatkan 20 orang mengalami luka-luka, terdiri dari masyarakat dan petugas keamanan gereja. Diketahui, ledakan terjadi sekitar pukul 10.20 WITA, atau pasca-misa kedua berlangsung. Sebagian umat yang mengikuti ibadah sudah pulang ke rumah masing-masing.Sesaat setelah insiden, polisi turun untuk berjaga dan menyisir sejumlah titik di lokasi kejadian. Tim dari Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) juga diterjunkan untuk memeriksa pelbagai temuan di lokasi kejadian.Kadiv Humas Polri, Inspektur Jenderal Argo Yuwono membeberkan bahwa pelaku meledakkan diri sembari mengendarai sepeda motor dengan nomor polisi DD 5984 MD. Keduanya ingin memasuki area gereja ketika melihat banyak umat yang telah selesai beribadah keluar.
Berita Terkait :
- Dua Kapal Malaysia Kepergok Menangkap Ikan di Perairan Rokan Hilir0
- Pemerintah Resmi Larang Mudik Lebaran 20210
- Satu Keluarga Lakukan Penjambretan Lansia di Jakarta Barat0
- Syarwan Hamid Meninggal Dunia, Gubernur Riau Berduka0
- Produk Nike Akan Sulit Ditemukan di Toko Sepatu0
_Black11.png)









