- Kabar Duka, Sekjen PWI Zulmansyah Sekedang Meninggal Dunia
- WKC Open Championship II 2026 Sukses Digelar, Inkai Prestasi Sabet Juara Umum
- Di Hadapan Perwakilan 150 Negara, Dr. Syahrul Aidi Kecam Keras Tindakan Israel di Timur Tengah
- Sambu Group Satukan Petani dan Industri dalam Kenduri Kelapa 2026
- Mitra SPPG se-Inhil Turun Tangan Ringankan Luka Korban Kebakaran di Pulau Kijang
- Polres Inhil Amankan Pengedar Sabu dan Ekstasi di Keritang
- Lapas Tembilahan Gelar Bakti Sosial, Salurkan 17 Paket Sembako untuk Keluarga Warga Binaan
- Konflik Agraria Inhu Petani Sungai Raya dan Sekip Hilir, Adian Napitupulu: Jangan Tekan Masyarakat
- RSUD Tengku Sulung Ajak Semua Elemen Beri Dukungan Pemulihan untuk Korban Kebakaran Pulau Kijang
- Polda Riau Kukuhkan 23 Duta Anti Narkoba, Kapolda: Panipahan Jadi 'Wake-Up Call' Bersama
Gubernur Riau Terus Perjuangkan Harga TBS Sawit

Pekanbaru, VokalOnline.Com - Gubernur Riau Syamsuar tidak pernah tinggal diam terhadap turunnya harga kelapa sawit. Sebelumnya Gubri telah menyurati secara langsung Presiden Joko Widodo 17 mei 2022 lalu dan juga mengumpulkan para pengusaha bidang kelapa sawit.
Gubernur Syamsuar pada Rakor Gubernur se Sumatera di Hotel Premiere 30 Juni 2022, secara khusus kembali menyampaikan kepada Wakil Menteri Dalam Negeri John Wempi Wetipo tentang anjloknya harga sawit ini.
Gubri bersama Gubernur se-sumatera sepakat untuk menyampaikan kepada Menteri terkait yang akan di fasilitasi oleh Wakil Menteri Dalam Negeri.
"Sejak awal Bapak Gubernur sangat konsen dan memberi perhatian khusus terhadap harga sawit ini, " ujar Zulfadli Kepala Dinas Perkebunan, Ahad (3/7/2022).
Berdasarkan kesepakatan Gubernur Se Sumatera akan dilaksanakan pertemuan dengan menteri terkait serta menyurati Bapak Presiden RI.
Gubernur Riau lanjut Kadisbun, telah lama mengeluarkan Pergubri No 77 Tahun 2020 yang mengatur tentang penentuan harga TBS. Kemudian Gubernur juga telah menerbitkan Surat Edaran Gubri kepada seluruh Bupati/walikota agar mengawal secara intensif proses penerapan harga pembelian TBS dan realisasi penerapan harga pembelian TBS di tingkat PKS.
"Bapak Gubernur juga mendorong semua petani sawit agar melakukan kemitraan. Upaya ini untuk menjaga stabilitas harga di tingkat petani, " ujar Zulfadli.
Seraya menjelaskan, Pemerintah Provinsi Riau terus memperjuangkan agar harga Tandan Buah Segar (TBS) kembali naik lagi. **Fira
Berita Terkait :
- Selain Sukses Memecah Belah DPRD Juga Sukses Memecah Belah Jurnalis0
- Plt Bupati Jangan Berdalih Tidak Terlibat Susun APBD 20220
- Lulus Pasing Grade, 1.253 Guru Honorer Pemprov Riau Diangkat Jadi PPPK0
- Anggota DPRD Inhu di Longgok Dalam Pansus Pertanggungjawaban APBD 20210
- 157 Kontingen Atlit SOIna Riau Ikut PeSONas I di Semarang, Optimis Pertahankan Juara Umum 0
_Black11.png)









