- Pemkab Kuansing dan RAPP Perkuat Sinergi Percepatan Penurunan Stunting
- 21 Perkara Inkracht Dimusnakan Barang Bukti di Kejari Meranti
- 110 Jemaah Calon Haji Meranti Akan Berangkatkan Senin di Embarkasi Batam
- Rianto SH, MH Disorot, 70-an Peserta Ramaikan Seleksi KI Sumut 2026
- FORKI Riau Fokus TC Penuh Jelang Kejurnas Bandung, Perangkingan Atlet Digelar 26 April
- Temui Menteri ATR/BPN dan Dirjen Migas, Bupati Afni Perjuangkan Hak Rakyat Kandis dan Minas
- Pengedar Ganja di Banglas Dibekuk Berkat Layanan 110, Polisi Amankan BB dan Tes Urine Positif
- Stok BBM Kepulauan Meranti Aman, Warga Diimbau Beli di SPBU Sesuai Ketentuan UUD 1945
- Pasutri Diringkus Sat Resnarkoba Polres Kep Meranti, Diduga Jadi Pengedar Ekstasi
- Pemkab Siak dan Utusan Presiden Luruskan Informasi Dokter Spesialis, Pelayanan Harus Tetap Berjalan
Imbal Hasil Obligas AS Naik, Harga Emas Lesu di Rp975 per Gram

VokalOnline.Com-- Harga jual emas PT Aneka Tambang (Tbk) atau Antam berada di posisi Rp975 ribu per gram pada Selasa (22/11). Harga emas Antam ini turun Rp3.000 dibandingkan harga pada perdagangan sebelumnya.
Begitu juga harga pembelian kembali (buyback) turun Rp5.000 ke Rp879 ribu.
Berdasarkan data Antam, harga jual emas berukuran 0,5 gram senilai Rp537 ribu, 2 gram Rp1,8 juta, 3 gram Rp2,81 juta, 5 gram Rp4,65 juta, 10 gram Rp9,2 juta, 25 gram Rp22,98 juta, dan 50 gram Rp45,89 juta.
Kemudian, harga emas berukuran 100 gram senilai Rp91,71 juta, 250 gram Rp229,01 juta, 500 gram Rp457,82 juta, dan 1 kilogram Rp915,6 juta.
Harga jual emas tersebut sudah termasuk Pajak Penghasilan (PPh) 22 atas emas batangan sebesar 0,45 persen bagi pemegang Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP). Pembeli yang tidak menyertakan NPWP dikenakan potongan pajak lebih tinggi sebesar 0,9 persen.
Sementara itu, harga emas di perdagangan internasional berdasarkan acuan pasar Commodity Exchange COMEX menguat 0,09 persen menjadi US$1.756,1 per troy ons. Begitu juga harga emas di perdagangan spot menguat 0,15 persen di US$1.740,6 per troy ons pada pagi ini.
Senior Analis DCFX Lukman Leong memperkirakan harga emas akan turun oleh naiknya imbal hasil obligasi AS setelah pernyataan pejabat The Fed yang akan kembali menaikkan suku bunga.
"Emas turun oleh dolar AS dan imbal hasil obligasi AS yg naik, setelah President Fed Cleveland Loretta Mester memberikan statement hawkish apabila mereka perlu lebih banyak data sebelum mulai menghentikan kenaikan suku bunga," katanya kepada CNNIndonesia.com.
Hari ini, Lukman memperkirakan harga emas internasional berada dalam rentang support US$1.720 per troy ons dan resistance US$1.750 per troy ons.**Syafira
Berita Terkait :
- Pengumuman UMP 2023 Diperpanjang Hingga 28 November 20220
- Daftar 15 Perusahaan di Indonesia yang PHK Massal Tahun Ini0
- Jokowi: Capaian Ekonomi Indonesia Berkat kerja Keras Pengusaha0
- CEO Ruangguru Soal PHK Karyawan: Rekrutmen Terlalu Banyak0
- Survei BI: Penyaluran Kredit Bank Meningkat pada Oktober 20220
_Black11.png)









