- Reskrim Polsek Tebing Tinggi Amankan Pelaku Pencurian di Ruko Jalan Tanjung Harapan
- Sambut Hari Bhakti Pemasyarakatan ke-62, Lapas Tembilahan Gelar Donor Darah Bersama
- Polres Inhil Ungkap Kasus Peredaran Sabu di Batang Tuaka, Satu Pengedar Diamankan
- Polres Inhil Ungkap Kasus Peredaran Sabu, Seorang Pengedar Diamankan di Tembilahan
- Polsek Kempas Ungkap Kasus Narkotika di Desa Danau Pulai Indah, Satu Pelaku Diamankan
- Kabar Duka, Sekjen PWI Zulmansyah Sekedang Meninggal Dunia
- WKC Open Championship II 2026 Sukses Digelar, Inkai Prestasi Sabet Juara Umum
- Di Hadapan Perwakilan 150 Negara, Dr. Syahrul Aidi Kecam Keras Tindakan Israel di Timur Tengah
- Sambu Group Satukan Petani dan Industri dalam Kenduri Kelapa 2026
- Mitra SPPG se-Inhil Turun Tangan Ringankan Luka Korban Kebakaran di Pulau Kijang
Kapolda Riau Perintahkan Propam Turun Periksa Kapolres Kampar
Spanduk Tuntut Kapolres Kampar Dicopot

Pekanbaru,VokalOnline.Com - Polda Riau langsung merespon sejumlah spanduk dari warga Muhammadiyah yang mendesak agar Kapolres Kampar dicopot dari jabatannya. Hal ini terkait arogansi dan kata-kata kasar Kapolres Kampar AKBP Ridho Purba terhadap guru, kepala desa dan warga lainnya di Kampar.
Kabid Humas Polda Riau Kombes Pol Sunarto menyatakan Kapolda Riau Irjen Pol Mohammad Iqbal menjadikan hal tersebut sebagai atensi.
"Dan telah memerintahkan Kabid Propam untuk mendalami permasalahan," jelas Sunarto, Selasa siang (15/2/2022).
Sementara itu, Ketua Pemuda Muhammadiyah Kabupaten Kampar Almy Zarlis menyebut Kapolda Riau sudah menemui pengurus Muhammadiyah Kabupaten Kampar.
"Kapolda secara institusi minta maaf, beliau sedang memproses Kapolres di Propam," jelas Almy.
Dalam pertemuan itu, Kapolda Riau meminta warga Muhammadiyah Kabupaten Kampar tidak melakukan aksi demonstrasi.
"Kami juga tidak demonstrasi, hanya memasang spanduk," kata Almy.
Almy juga meminta warga Muhammadiyah tidak berdemonstrasi karena Kapolda Riau merupakan orang baik dan harus dijaga.
"Intinya guru-guru jangan disinggung, bicarakan baik-baik, kami hanya meminta evaluasi, kemudian diganti," imbuh Almy. (syu)
Berita Terkait :
- Spanduk dan Baliho Minta Kapolres Kampar Dicopot Beredar di Bangkinang0
- PT Pertagas Ingkar Janji, Masyarakat Gelar Demo Tuntut Penyelesaian0
- Batasi Operasional Warnet, Diskominfotik Rohil Terbitkan Surat Edaran 0
- Pulau Rupat Ditetapkan Sebagai KSPN, Namun APBN Belum Masuk 0
- Penambangan Pasir Laut PT Logo Mas di Pulau Rupat Hilangkan Pulau-pulau Kecil0
_Black11.png)









