- Kabar Duka, Sekjen PWI Zulmansyah Sekedang Meninggal Dunia
- WKC Open Championship II 2026 Sukses Digelar, Inkai Prestasi Sabet Juara Umum
- Di Hadapan Perwakilan 150 Negara, Dr. Syahrul Aidi Kecam Keras Tindakan Israel di Timur Tengah
- Sambu Group Satukan Petani dan Industri dalam Kenduri Kelapa 2026
- Mitra SPPG se-Inhil Turun Tangan Ringankan Luka Korban Kebakaran di Pulau Kijang
- Polres Inhil Amankan Pengedar Sabu dan Ekstasi di Keritang
- Lapas Tembilahan Gelar Bakti Sosial, Salurkan 17 Paket Sembako untuk Keluarga Warga Binaan
- Konflik Agraria Inhu Petani Sungai Raya dan Sekip Hilir, Adian Napitupulu: Jangan Tekan Masyarakat
- RSUD Tengku Sulung Ajak Semua Elemen Beri Dukungan Pemulihan untuk Korban Kebakaran Pulau Kijang
- Polda Riau Kukuhkan 23 Duta Anti Narkoba, Kapolda: Panipahan Jadi 'Wake-Up Call' Bersama
Kecelakaan Marquez di MotoGP Mandalika Dianggap Mukjizat

Marc Marquez mengalami kecelakaan hebat di pemanasan MotoGP Mandalika 2022.
Jakarta, VokalOnline.Com - Insiden kecelakaan hebat yang dialami Marc Marquez di pemanasan MotoGP Mandalika 2022 dianggap pengamat MotoGP dan manajer Enea Bastianini, Carlo Pernat, sebagai insiden tak masuk akal.
Pernat mengaku bingung Marquez bisa lolos dari luka atau cedera hebat setelah mengalami kecelakaan. Pria asal Italia itu juga memuji keputusan Repsol Honda dan tim medis MotoGP yang tidak mengizinkan Marquez tampil di MotoGP Mandalika 2022. dilansir dari cnn indonesia.
"Banyak yang berharap Honda meraih hasil bagus, tapi Pol Espargaro tidak bersinar, tapi lebih buruk adalah kecelakaan yang dialami Marc Marquez dengan kecelakaan highside yang gila," ujar Pernat dikutip dari GP One.
Pernat yakin Marquez akan kembali membalap di MotoGP. Namun mantan manajer Valentino Rossi itu menganggap Marquez tidak akan kembali ke kemampuan terbaik seperti saat mendominasi MotoGP.
"Marquez berusaha keras untuk kembali ke kejayaan sebelumnya, tapi situasinya saat ini tidak memungkinkan. Dia sedang tidak dalam kondisi top, baik secara fisik dan mental, dan sepeda motor Honda masih dalam pengembangan," ujar Pernat.
"Jelas ini momen yang sangat sulit bagi Marquez, tapi saya yakin dia akan kembali, tapi tidak akan kembali seperti penampilannya di masa lalu," kata Pernat. Terkait hasil MotoGP Mandalika 2022, Pernat memuji performa KTM yang meraih kemenangan lewat Miguel Oliveira dan Brad Binder yang finis kedua di MotoGP Qatar.
"Sebuah balapan MotoGP yang tidak pernah terjadi sebelumnya di kondisi hujan turun begitu deras. Balapan sendiri merupakan kondisi yang sulit. Tentunya MotoGP Mandalika memberi kita hasil yang tidak diprediksi sebelumnya," ucap Pernat.
"Kami berpikir KTM sudah tidak bisa kuat lagi. Tapi mereka finis kedua di Qatar dan pertama di Mandalika dengan dua pembalap berbeda. Oliveira tampil luar biasa, dia melakukan start luar biasa dan mampu mempertahankan posisi hingga finis," ujar Pernat. Live streaming MotoGP Argentina, 3 April mendatang, bisa disaksikan melalui CNNIndonesia.com dan siaran langsung di Trans7.**vol/jn
Berita Terkait :
- Bos Pertamina Mandalika: Balap MotoGP Seperti Agama di Indonesia0
- Karateka TAKO Indonesia Harus Mampu Harumkan Nama Daerah0
- Inkanas Pekanbaru Rebut Juara Umum Kejurkot 20220
- Langkah Tepat Menyambut Hari Ulang Tahun, RSUD Selasih Pelalawan Gelar Donor Darah0
- Kadispora Riau Buka Universitas Pahlawan Cup III di Bangkinang0
_Black11.png)









