- Kabar Duka, Sekjen PWI Zulmansyah Sekedang Meninggal Dunia
- WKC Open Championship II 2026 Sukses Digelar, Inkai Prestasi Sabet Juara Umum
- Di Hadapan Perwakilan 150 Negara, Dr. Syahrul Aidi Kecam Keras Tindakan Israel di Timur Tengah
- Sambu Group Satukan Petani dan Industri dalam Kenduri Kelapa 2026
- Mitra SPPG se-Inhil Turun Tangan Ringankan Luka Korban Kebakaran di Pulau Kijang
- Polres Inhil Amankan Pengedar Sabu dan Ekstasi di Keritang
- Lapas Tembilahan Gelar Bakti Sosial, Salurkan 17 Paket Sembako untuk Keluarga Warga Binaan
- Konflik Agraria Inhu Petani Sungai Raya dan Sekip Hilir, Adian Napitupulu: Jangan Tekan Masyarakat
- RSUD Tengku Sulung Ajak Semua Elemen Beri Dukungan Pemulihan untuk Korban Kebakaran Pulau Kijang
- Polda Riau Kukuhkan 23 Duta Anti Narkoba, Kapolda: Panipahan Jadi 'Wake-Up Call' Bersama
Kepala Kejati Riau Sampaikan Pentingnya Sabar dan Salat Sebagai Penolong
Tausiyah Usai Salat Zuhur Berjemaah

Kepala Kejati Riau Dr Supardi.
Pekanbaru, VokalOnline.Com - Pegawai di Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau kembali melaksanakan tausyiah rutin setelah Salat Zuhur berjemaah di Masjid Al Mizan. Tausiyah disampaikan oleh Kepala Kejati Riau Dr Supardi.
Mengangkat tema 'Sabar dan Salat sebagai Penolong', Kajati Riau menyampaikan manusia sering lupa untuk benar-benar meminta bantuan dan pertolongan kepada Allah SWT.
"Padahal kita telah diberi jalan untuk meminta pertolongan kepada-Nya," kata Supardi, Selasa siang, 4 Oktober 2022.
Dalam salat pun, tambah Supardi, janganlah untuk lalai mengerjakannya dan janganlah menjadikan salat sebagai beban untuk mengerjakannya.
"Ketika adzan berkumandang dalam seruan Hayya Alash Shalah yang memiliki arti marilah kita menuju salat, maka bergegaslah untuk mengerjakannya," imbuh Supardi.
Dr. Supardi juga menyampaikan, dalam surat Al-Fatihah ayat 5 Allah SWT berfirman yang artinya "Hanya kepada Engkaulah kami menyembah dan hanya kepada Engkaulah kami memohon pertolongan".
"Dengan demikian kita harus berterima kasih karena Allah SWT karena telah menyuruh kita untuk diberikannya jalan kemudahan dan pertolongan dari Allah SWT melalui shalat dengan menyembah kepada Allah SWT," terang Supardi.
Dan selanjutnya Dr. Supardi menyampaikan dalam surat Al-Baqarah ayat 153 bahwa "jadikanlah sabar dan shalat sebagai penolongmu, sesungguhnya Allah beserta orang-orang yang sabar".
"Ketika kita sedang berada dalam persoalan dan masalah maka sabar dan shalatlah kemudian berdoalah kepada Allah SWT," imbuh Supardi.
Supardi menerangkan, berrdoa semata-mata tidak hanya dilakukan setelah melaksanakan salat saja. Sebab di dalam salat manusia telah meminta doa-doa kepada Allah SWT dan setiap ayat yang dibacakan, malaikat akan mengagungkan bacaan saat membaca ayat per ayatnya.
"Maka begitu besar keutamaan melaksanakan saalat bagi seorang muslim," ujar Supardi.
Dengan dilaksanakan tausiyah Ba’da Zuhur ini, diharapkan pegawai Kejatu Riau dapat meningkatkan kesadaran beragama dalam aspek wawasan dan pengetahuan serta aspek sikap dalam pembentukan karakter pegawai. (syu)
Berita Terkait :
- Wagubri Terima Audiensi Pengurus Provinsi Muaythai Riau0
- Pertumbuhan Ekonomi Riau Terus Meningkat0
- DPRD Pekanbaru Gelar Paripurna Pengesahan APBD Perubahan 2022 Rp 2,521 T0
- DPRD Pekanbaru Gelar Paripurna Jawaban Pemerintah Tentang Pandangan Fraksi APBD P 2022 0
- Mulai Digagas Pembelajaran Al-Quran Secara Virtual0
_Black11.png)









