- GANNAS Jabar Dukung Wacana Pelarangan Vape Demi Lindungi Generasi Muda
- Hendry Munief Dorong Pemerintah untuk Hadir Bantu Industri Film Nasional
- Panen Raya Jagung 2026, Kolaborasi Multi Pihak Wujudkan Kemandirian Pangan Berkelanjutan
- Pelaku Pencurian di Tempuling Dibekuk Polisi
- Hasil Lengkap PEKOPI 2026 Pekanbaru: Daftar Juara dan Perolehan Medali Terbaru
- 110 CJH Meranti Ikuti Bimbingan Manasik Haji
- Soft Opening Kampus Baru STIKes Tengku Maharatu, Karmila Sari Dorong Peningkatan SDM Kesehatan
- Polres Inhil Ungkap Kasus Pencurian dengan Pemberatan, Dua Pelaku Diamankan
- Kasus Pencurian di Tembilahan Terungkap, Satu Pelaku Ditangkap Polres Inhil
- Polsek Kemuning Ungkap Kasus Narkotika, Seorang Pemuda Diamankan dengan Barang Bukti Sabu
Ketahanan Pangan Berkelanjutan, Lapas Tembilahan Kembali Panen Kangkung 40 Kg

TEMBILAHAN - Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Tembilahan kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung program ketahanan pangan berkelanjutan dengan melaksanakan panen kangkung sebanyak 40 kilogram. Kegiatan ini dilaksanakan pada Senin, 6 April 2026, di lahan Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE) Lapas Tembilahan, yang dikelola oleh jajaran Seksi Kegiatan Kerja bersama warga binaan.
Panen tersebut merupakan hasil dari pembinaan kemandirian yang secara konsisten dijalankan di lingkungan lapas. Selain menjadi sarana pembelajaran keterampilan bagi warga binaan, kegiatan ini juga bertujuan untuk memenuhi kebutuhan bahan makanan internal, sehingga mampu mengurangi ketergantungan terhadap pasokan dari luar.
Kegiatan ini sejalan dengan implementasi 15 Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan Tahun 2026, khususnya dalam bidang ketahanan dan kemandirian pangan. Melalui pengelolaan lahan yang produktif, Lapas Tembilahan berupaya menciptakan sistem pembinaan yang tidak hanya berorientasi pada pembinaan mental, tetapi juga pemberdayaan ekonomi dan keterampilan praktis.
Kepala Lapas Tembilahan, Prayitno, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan langkah nyata dalam mewujudkan pembinaan yang produktif dan berkelanjutan. “Kami berkomitmen untuk terus mengembangkan program ketahanan pangan di dalam lapas. Selain membantu memenuhi kebutuhan pangan warga binaan, kegiatan ini juga memberikan bekal keterampilan yang bermanfaat ketika mereka kembali ke masyarakat,” ujarnya.(*)
Berita Terkait :
- 20 Polsek di Riau Tak Berwenang Lagi Tangani Perkara Pidana0
- IRT di Kempas Jadi Korban Pembunuhan Gara-gara Buah Sawit Busuk0
_Black11.png)









