- Hendry Munief Dorong Pengusaha Muslimah Kembangkan Sektor UMKM dan Ekraf
- Reskrim Polsek Tebing Tinggi Amankan Pelaku Pencurian di Ruko Jalan Tanjung Harapan
- Sambut Hari Bhakti Pemasyarakatan ke-62, Lapas Tembilahan Gelar Donor Darah Bersama
- Polres Inhil Ungkap Kasus Peredaran Sabu di Batang Tuaka, Satu Pengedar Diamankan
- Polres Inhil Ungkap Kasus Peredaran Sabu, Seorang Pengedar Diamankan di Tembilahan
- Polsek Kempas Ungkap Kasus Narkotika di Desa Danau Pulai Indah, Satu Pelaku Diamankan
- Kabar Duka, Sekjen PWI Zulmansyah Sekedang Meninggal Dunia
- WKC Open Championship II 2026 Sukses Digelar, Inkai Prestasi Sabet Juara Umum
- Di Hadapan Perwakilan 150 Negara, Dr. Syahrul Aidi Kecam Keras Tindakan Israel di Timur Tengah
- Sambu Group Satukan Petani dan Industri dalam Kenduri Kelapa 2026
Korban Tewas Festival Musik Israel Capai 260 Jiwa, Beberapa Disandera

Sebanyak 260 pengunjung festival musik di Israel tewas ditembak ketika berusaha melarikan diri dari serangan militan Gaza.
Jakarta, VokalOnline.Com - Nova Festival yang diadakan diadakan di gurun Negev, Israel, diserang oleh militan Gaza pada Sabtu (7/10). Serangan terhadap pengunjung festival itu memakan korban.
Berdasarkan tim penyelamat Israel Zaka yang diberitakan CNN, Senin (9/10), sebanyak 260 pengunjung tewas ditembak ketika berusaha melarikan diri dari serangan. Jenazah para pengunjung festival itu ditemukan di venue acara.
Selain itu, beberapa pengunjung juga ditangkap dan menjadi sandera oleh militan Gaza. Penangkapan pengunjung itu bahkan tertangkap kamera yang videonya menjadi viral di media sosial.
Meski demikian, belum diketahui secara pasti jumlah korban yang disandera oleh militan Gaza dari festival musik tersebut.
Nova Festival merupakan festival outdoor yang digelar di dekat perbatasan Gaza-Israel pada 6-7 Oktober 2023. Festival itu diadakan untuk merayakan Sukkot yang merupakan hari raya Yahudi.
Ratusan pengunjung yang menghadiri Nova Festival mulai berlarian ketika militan Gaza menembaki mereka di venue.
"Kami bahkan tidak punya tempat untuk bersembunyi karena kami berada di ruang terbuka," kata salah satu penonton bernama Gably kepada CNN. "Semua orang panik dan mulai mengambil barang-barang mereka."
Pengunjung awalnya terjebak di jalan raya karena semua orang berusaha untuk melarikan diri dengan mobil. Pada akhirnya, mereka meninggalkan kendaraan dan mulai berlarian.
Berdasarkan video yang beredar di media sosial, ratusan pengunjung berlarian melintasi venue yang tampak seperti lapangan kosong. Suara tembakan bergema di latar belakang video tersebut.
Kejadian ini membuat penyelenggara Nova Festival mengatakan ikut turun tangan untuk mencari penonton yang hilang imbas serangan tersebut.
"Kami melakukan yang terbaik yang kami bisa untuk membantu pasukan keamanan, menjaga kontak terus-menerus dengan mereka, dan ditempatkan di daerah tersebut untuk ikut serta dalam pencarian guna menemukan orang hilang," tulis Nova Festival di Instagram, dikutip CNN, Minggu (8/10).
Selain itu, penyelenggara festival tersebut juga meminta publik agar menyampaikan informasi apa pun terkait keberadaan para pengunjung yang hilang kepada mereka.
Jalur Gaza berkecamuk usai milisi Palestina, Hamas, menyerang pasukan Israel di kawasan tersebut akhir pekan lalu.
Hamas melancarkan serangan pada Sabtu (7/10) dengan menyebutnya sebagai operasi untuk mengakhiri pendudukan terakhir di bumi.
Pasukan Israel tak tinggal diam dan membalas serangan Hamas dengan melancarkan Operasi Pedang Besi. Operasi Israel ini menargetkan infrastruktur Hamas di Jalur Gaza.
Aksi saling serang ini terus berlanjut hingga kini. Ratusan jiwa pun tewas buntut serangan.(fit)**
Berita Terkait :
- Ketum JMSI Kembali Jadi Petisioner Masalah Sahara Maroko0
- Ledakan di Dekat Parlemen Turki, Disebut Aksi Teroris0
- Bom Bunuh Diri Meledak di Turki, 1 Teroris Berhasil Dilumpuhkan0
- Tak Perlu lagi instalasi, Photoshop akan Hadir dengan Versi Web dengan fitur secara gratis0
- The Three Musketeers di Kongres PWI Pusat 0
_Black11.png)









