- Kabar Duka, Sekjen PWI Zulmansyah Sekedang Meninggal Dunia
- WKC Open Championship II 2026 Sukses Digelar, Inkai Prestasi Sabet Juara Umum
- Di Hadapan Perwakilan 150 Negara, Dr. Syahrul Aidi Kecam Keras Tindakan Israel di Timur Tengah
- Sambu Group Satukan Petani dan Industri dalam Kenduri Kelapa 2026
- Mitra SPPG se-Inhil Turun Tangan Ringankan Luka Korban Kebakaran di Pulau Kijang
- Polres Inhil Amankan Pengedar Sabu dan Ekstasi di Keritang
- Lapas Tembilahan Gelar Bakti Sosial, Salurkan 17 Paket Sembako untuk Keluarga Warga Binaan
- Konflik Agraria Inhu Petani Sungai Raya dan Sekip Hilir, Adian Napitupulu: Jangan Tekan Masyarakat
- RSUD Tengku Sulung Ajak Semua Elemen Beri Dukungan Pemulihan untuk Korban Kebakaran Pulau Kijang
- Polda Riau Kukuhkan 23 Duta Anti Narkoba, Kapolda: Panipahan Jadi 'Wake-Up Call' Bersama
KPK Jadikan Humas Pemda Dan Lembaga Di Bali Mitra Kampanye Antikorupsi

Badung, VokalOnline.Com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadikan humas pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten, badan layanan umum, dan perusahaan milik daerah se-Bali sebagai mitra kampanye antikorupsi melalui kegiatan bimbingan teknis (bimtek) di Badung, Bali, Rabu.
Dalam kegiatan itu, sejumlah pejabat KPK memberi pelatihan strategi menyiarkan informasi terkait antikorupsi, sekaligus langkah-langkah meningkatkan transparansi di lembaga masing-masing.
“Seluruh humas hadir hari ini untuk berkolaborasi, bagaimana humas bisa kami perkuat dan perannya menjadi yang terdepan dalam mempublikasikan materi kampanye antikorupsi, dan meningkatkan reputasi institusinya dengan menampilkan keberhasilan dalam kampanye antikorupsi,” kata Direktur Sosialisasi dan Kampanye Antikorupsi KPK Amir Arief saat ditemui pada sela-sela acara di Badung, Bali, Rabu.
Ia menjelaskan pemberian materi diberikan oleh Direktorat Sosialisasi dan Kampanye Antikorupsi KPK, kemudian ada juga dari bagian kehumasan.
“Di akhir acara, seluruh peserta kami minta rencana aksi, komitmen mereka, apa rencana mereka mengampanyekan antikorupsi di instansinya masing-masing. Nanti rencana aksi itu kami jadikan bahan monitoring dan evaluasi, progress-nya sudah sejauh mana, bagaimana pemerintah kabupaten dan pemerintah provinsi bisa mempublikasikan nilai-nilai antikorupsi di daerahnya masing-masing.
Ia menyampaikan acara bimbingan teknis untuk para humas itu merupakan program rintisan (pilot project) KPK yang pertama kali digelar di Bali.
“Provinsi Bali kami jadikan pilot project untuk sinergi dan kolaborasi kehumasan provinsi dan kabupaten. (Bali dipilih, red.) karena bertepatan dengan Anti-Corruption Working Group (ACWG) G20 yang berlangsung di Bali. Jadi memanfaatkan momentum itu,” kata dia.
ACWG merupakan rangkaian pertemuan utama G20 yang khusus membahas isu antikorupsi. Dalam struktur pertemuan G20, ACWG masuk dalam Jalur Sherpa.
Indonesia yang diwakili KPK memimpin Pertemuan Kelompok Kerja Anti-Korupsi (Anti-Corruption Working Group/ACWG) tahun ini bersama Australia.
Sejauh ini, ACWG telah digelar dua kali, yaitu yang pertama di Jakarta pada Maret 2022 dan yang kedua di Nusa Dua, Badung, Bali, pada 5–8 Juli 2022.
Demi memanfaatkan momentum ACWG, KPK tidak hanya menggelar bimbingan teknis untuk humas pemerintah daerah se-Bali, tetapi menggelar festival film internasional/International Film Screening bertema antikorupsi di Lippo Mall Kuta, Badung, pada 6–7 Juli 2022.
Festival film internasional itu yang merupakan bagian dari acara tahunan Anti-Corruption Film Festival (ACFFEST) KPK 2022 menampilkan 13 film pendek dari 10 negara, yaitu Thailand, Indonesia, Prancis, Iran, Singapura, Estonia, India, Amerika Serikat, dan Yunani. **Fira
Berita Terkait :
- Sekda Bengkulu Tengah Ditetapkan Tersangka Atas Kasus Korupsi0
- Resah Terkait Isu Anggota DPRD Dilonggok Dalam Satu Pansus, BK Sebut Sudah Periksa Ketua DPRD Inhu0
- Kasus Babarsari Terjadi Karena Pertumbuhan DIY Serupai Kota Metropolisg0
- KPK Eksekusi Empat Penyuap Rahmat Effendi Ke Lapas Sukamiskin0
- 37 Anggota DPRD Inhu Dilonggok Dalam Satu Pansus Minta Dibubarkan dan Paripurna Ulang0
_Black11.png)









